Kedewasaan Berpikir

Ampuun. Kenapa judulnya selalu serius-serius amat sih haha. Untuk judul yang satu ini mah salahkan saja Kang Indra. Doi yang nyeletuk tentang kedewasaan berpikir. Topik sarapan kami pagi ini. Di tengah manis kopi dan hangatnya roti bakar.

Pagi ini kami membahas perbedaan dan prioritas kami yang kembali bentrok. Sesuatu yang sangat wajar terjadi dalam kehidupan rumah tangga pada umunya. Alhamdulillah pagi ini bisa ngobrol enak gapake tandukan untuk menyamakan keinginan. Fiuh..

Be, aku pernah baca dimana yaa lupa.. Intinya sih pasangan yang udah lama menikah itu harus dewasa dalam berpikir…

Maksudnya, A? Tanya saya agak kurang paham…

Iyaa.. contoh nih kalau kita lagi jalan-jalan. Mau nonton. Kamu pengennya makan Mekdi, aku pengennya makan Kaefci. Yaudah makan aja masing-masing dulu. Nanti ketemuan di bioskop. Atau sebaliknya, misal makannya yang barengan di Pitsahat, nontonnya masing-masing karena kepengennya beda. Ada saatnya harus barengan, ada saatnya memilih dan menjalani apa yang diinginkan oleh masing-masing pihak.

Hmmmmm… *sebuah gumaman agak gak nerima sebenernya HAHAHAHA maapkan aku Ay.

Menurut aku sih, perbedaan itu harus diterima dan dihadapi. Dibuat sama-sama enak dan saling menghargai. Karena kita gak bisa sepenuhnya memaksakan atau menyamaratakan sesuatu keinginan. Itu yang namanya dewasa dalam berpikir. Gitu, Be..

Tetep sih agak loading menerimanya. Dan sedikit suudzon sama dia karena takut ini akal-akalan dia aja biar gak nge iya-in maunya saya hahahaha. But well, yang diomongin ada benernya sih. Kita dikelilingi oleh perbedaan. Kanan kiri atas bawah. Gausah dulu keluar rumah, di dalam rumah aja kita akan selalu bentrok sama hal yang beda, sama suami terutama. Itulah kenapa kita sama sekali tidak bisa menghindar dari perbedaan. Yang kita butuhkan adalah kedewasaan dalam berpikir. Menjalani apa yang menurut kita benar, dan menghargai apa-apa saja yang berbeda.

Tentu saja prakteknya akan selalu tidak mudah.

Haaaa yang jelas, relationship goal kami sih satu, bisa adem ngobrolin perbedaan. Tetap saling dukung, support, dan paham keinginan satu sama lain. Dikomunikasikan dengan baik. Jangan apa-apa pake tanduk. Tidak ada ruang bagi ego untuk sebuah cinta. Hahahaha KAMANA ATUH GAYA :)))

Terima kasih atas obrolan paginya yaaa Aa nya Bb. Selamat pitness hari ini. Semoga kita bisa kurus kayak gini lagi!!!

DSC00391

Advertisements

Tahun Ketujuh.

IAda cerita apa di tahun ketujuh ini?

Ada banyak hal baru yang saya baru tau dari Mas Indra Purnama Irawan. Sesuatu yang bikin sebel tapi setelah dipahami lebih dalam, sesuatu itu yang bikin saya butuh dia dan merasa lengkap hidupnya bersama dia. Getekkk loh nulisnya juga hahaha.. Dan juga linu kalau inget bagaimana kami melewati berantem-berantem heboh beberapa bulan kemarin.

Happy anniversary  yang ketujuh Aa. Terima kasih sudah sangat sabar menemani (terutama menemani sekolah profesi yang belum juga selesai hihi). Gatau mau nulis apa da asa udah lebih banyak ngobrol langsung sama kamu sekarang mah ehehe. Masih banyak PR bersama yang harus kita kerjain bareng-bareng. Masih banyak puzzle berantakan yang harus kita selesaikan bareng-bareng. Semoga sampai maut memisahkan. Karena kalau bukan sama kamu…. belum tentu jadi aku yang sadar penuh dengan hidup.

Tahun ketujuh adalah tahun persiapan untuk baby number 2 dan aku yang harus BENERAN lulus!

S M G T 🙂

Tahun Keenam: Little Sweet Escape

Hari itu hari cukup galau dan ngeselin, pasalnya… cieee pasalnya… hari itu datang ke RSGM dan kembali gak ada kerjaan lagi. Bete. Melipir aja deh ke kosan temen, numpang bobo siang aja deh biar tetep ada agenda. Wkwkwk agenda apaaaaan itu tidur siang haha. Di kosan temen, ikutan leyehan dulu, buka-buka sosmed dan sukses dibikin mupeng sama temen yang baru kewong kemarin, apalagi kalau bukan foto-foto menyiksa mata berisi snapchat selama honeymoon. Yaampooon maafkan aku ya Allah.. Aku  iriii. Aku siriiikk..

Lalu iseng nge-screen capture dan berniat ngirim kode ke suami. Tom, Cabe butuh liburaaan.

Dan surprisingly, pas mau japri Tomat a.k.a my suami, dia udah ngirim pict hotel booked untuk tanggal 30 September. He said that “Ini kado buat anniversary 6 tahun. Aku sekalian ambil cuti.”

WHAAAATTTTTT… Kebahagiaan macam apa iniiiii… Ya Allah… aku refleks norak loncat-loncat dan teriak gak jelas. Saking happy nya.

Masih gak percaya tapi ini semua benar adanya.

Continue reading

Bunda Menor

Sepulang dari kondangan,

Ayah: Bun itu muka bersihin dulu deh. Menor banget…

Bunda: Hah??

Kondisi Muka

Foundation: gak pake

Alis: gak diapa-apain

Bulu mata palsu: gak ada

Eyeshadow: gak pake

Lipstik warna nude. 

Eyeliner selapis doang di kelopak atas.

Ayah, kamu apa adanya banget yaa. Hahahaha.. cantik buat kamu gak pake banyak syarat. Alhamdu…… lillah 😁