Small Things

Siang itu ketika sedang asyik berselancar di Fesbuk, saya menonton sebuah video yang di-share oleh teman di linimasa nya. Video yang benar-benar menggugah dan menyentuh. Bisa liat videonya di link ini yaa.

Video ini berisi tentang Kristina Kuzmic, seorang wanita, seorang ibu yang begitu depresi dan merasa sangat tidak berharga setelah perceraiannya. She felt broke. Totally like a complete loser dengan segala penolakan dan kejadian yang terjadi di hidupnya. Ada yang pernah merasakan hal yang sama? Feel so depressed dan gatau mau ngapain. Kayaknya semua yang dikerjain salah. Kayaknya semua yang sudah dikerjakan gak ada artinya. Gagal. Rusak. Hancur…

Gak ada lagi orang yang percaya.. Bahkan kita pun sudah gak percaya sama diri kita sendiri. Ada yang ngerasain hal yang sama?

Continue reading

Advertisements

Gampang Terprovokasi

Rame banget dua hari ini membahas sosok salah satu mentri kontroversial yang baru ditunjuk oleh Sang Presiden, siapa lagi kalau bukan Bu Susi. Saking ramenya saya juga jadi gatel pengen komentar. Nope, bukan komentar nyinyir tidak bertanggung jawab. Agak sedih sekaligus kesel sih ngeliat masyarakat yang semakin terbagi dua kubu. Haduuuh, ada apa sih ini brosis…

Buat saya, yang namanya menilai orang itu gak ada di ajaran Islam. Rasul ngajarin umatnya untuk selalu berprasangka baik. Bukan kapasitas kita sebagai manusia untuk menentukan orang ini baik, orang ini buruk. Dua hal yang berbeda antara menegakkan kebaikan dan menilai orang. Kalau yang saya liat sih, kebanyakan mereka yang nyinyirin Bu Susi itu sibuk menilai Bu Susi secara lahiriah, dimana kita kan gatau aslinya kayak apa. Apalagi kubu yang membela Bu Susi dengan sengit pula mengungkapkan data prestasi yang sudah dicapai dan dilakukan oleh beliau. Itu yang nyinyir mau ngomong apa lagi?

Iyasih saya tau kalau Bu Susi itu merokok dan pake tato. Eh emang bener yah doi bertato? Atau cuma rame-rame di media aja?? Terlepas doi melakukan dosa A, B, C, D, E, F, G. Bukan tugas kita yang dengan REAKTIFnya nyinyir si Ibu. Harusnya kita ngaca aja sama diri sendiri, kenapa yaa negri kita udah semakin permisif dengan hal-hal yang dulunya tabu sekarang sudah semakin dimaklumi dan malah dipuja-puji, YANG PENTING ORANGNYA BAIK dan GAK KORUPSI. Begitu kan?

Lantas dibandingkan dengan Bu Atut, gubernur Banten dengan tampilan berkerudungnya. Tuh mending Bu Susi, mending ga pake kerudung tapi gak nyuri uang rakyat. Please, buat saya itu dua hal yang berbeda. Dua kewajiban yang berbeda. Yang satu kewajiban memakai hijab, yang satu kewajiban jujur dalam mencari nafkah. Buat saya, Bu Atut juga punya nilai plus tersendiri, terlepas dia korupsi atau engga. Sekali lagi, tugas kita bukan menghakimi orang secara tidak bertanggung jawab.Yang penting komentar deh, si ini salah si itu bener.

Negara ini buat saya udah semakin abu-abu, udah semakin serem untuk diamati. Orang udah lupa dan gak mau tau sama apa yang Allah suruh, padahal ini bangsa adalah umat muslim terbesar di dunia. Tapi nurut dan nyontoh ajaran Rasulnya udah gak karuan. Jadi wajar makin banyak kejahatan dan adu mulut sesama saudara. Patokannya opini pribadi sih, bukan apa yang tertulis di kitab yang harusnya jadi pedoman umat Islam terbesar ini.

Berhenti merasa benar. Berhenti merasa suci dan ngolok-ngolok orang lain. Kita semua sama-sama berenang di kolam berlumpur. Mau sampai kapan ‘berperang’ dalam hal yang udah jelas tuntunannya dalam Qur’an. Kita semua muslim kan? Kita sama-sama dicontohkan cerdas dan santun dalam mengingatkan ummat kan? Kita sama-sama diamanati Rasul untuk merujuk Qur’an dan Sunnah kan? Kita itu muslim kan? Iya kan? Atau cuma muslim karena lahir dari keluarga muslim?

Nah itu sih, kita itu muslim tapi ALERGI dan GAK MAU BELAJAR tentang ilmu islam. Gak mau belajar tentang akhlak Islam yang manisnya luar biasa. Gimana Rasul dengan ketenanganan dan segala keteladanannya mampu berdakwah ke seluruh penjuru dunia. Kalau umat Islam nya gak mau belajar, yang ada DISETIR sama ummat lain. Kuantitas banyak tapi kualitasnya nol.

Masalah yang cemen kayak gini mah mudah dalam Islam.. Dituntun bukan dituntut.. Diingatkan, bukan dihina dan dinyinyirin. So, please kalau kamu emang muslim… Jadilah muslim yang CERDAS dan KALEM.

Please banget ini mah.. Jangan jadi muslim kampungan.. Pendidikan tinggi gak jamin, selama kita masih suka ngehina orang.. di sosial media pulak. Duh.

Gara-Gara Galon 2 Liter

Sejak meeting dengan leader KAT Kamis kemarin, bukannya muter otak gimana caranya biar banyak orderan, tapi gimana caranya nyebarin air kangen gratis ke sebanyak orang. Itulah leader saya, ngajarin ilmu langit duluan sebelum berjibaku dengan teknis duniawi.

Rezeki mah udah Allah atur, gak akan salah mulut. Urusan kita gimana caranya CURI PERHATIAN sama yang mau ngasih rezeki, yaitu ALLAH. –Wikan Hadono, new 6A achiever from KAT-

Jadilah mulai hari ini saya bertekad untuk bawa galon 2 liter untuk dibawa setiap naik angkot, untuk dikasih GRATIS ke supirnya, dengan dikasih edukasi terlebih dahulu tentunya. Menantang yah?! Banget! Bikin degdegan dan gugup.

Sepanjang jalan dari rumah sampe Borma Cijerah, tempat di mana saya biasa naik angkot Caringin- Sadang Serang, saya berdoa dan latihan memulai percakapan dengan supir angkot. Semoga kursi sebelahnya pun masih kosong…

Saya pun sampai di Borma Cijerah, ada angkot yang lagi ngetem. Saya pun naik dengan semangatnya, dan…

Wah, air kangen ya Neng itu? Air herbal gitu kan?” sapa supir angkot ketika saya menaiki kursi di sebelahnya.

Continue reading

Enjoy Jakarta, dear ASEAN!

Halo Indonesia!

Sudah baca kan informasi PENTING di artikel yang ini untuk seluruh warga Indonesia? Ada banyak hal yang harus kita lakukan untuk menyambut program Komunitas ASEAN 2015 nanti. Termasuk menjadi tuan rumah dari salah satu bangunan penting untuk ASEAN yang satu ini, apakah itu? Markas Sekretariat ASEAN yang terletak di Jalan Sisingamaraja no 70A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Wuih, keren amat!

ASEAN map Jakarta

Hal ini yang menjadi perbincangan cukup hangat sehingga menjadi tema hari ke-10 #10daysforASEAN (hari terakhir!!!). Mampukah Indonesia, khususnya Jakarta menjadi tuan rumah ASEAN Secretary (ASEC) dan menjadi kota diplomatik untuk ASEA (Diplomatic City of ASEN)?? Mari kita tengok dulu sekilas mengenai sejarah singkat kota Jakarta. Continue reading

Indonesia SPARKLING Asia !

Hari ketiga fellas!

Topik hari ini tentang Branding Nation.

Indonesia kaya dengan beragam budaya, namun di sektor wisata, Malaysia lebih berhasil mem-branding “Truly ASIA”. Kira-kira apa ya branding yang cocok untuk Indonesia? Buat tagline, dan jelaskan kenapa tagline itu cocok untuk Indonesia di kawasan ASEAN.

Hemmm. Beneran deh ini lomba bikin saya malu, maluuuu banget. Makin kerasa kalau saya belum segitunya sama Indonesia 😦

Stuck aja gitu.

Dan kalau liat tulisan kontestan lain langsung jiper. Wawww pengetahuan-pengetahuan mereka tentang serba-serbi Indonesia luas sekali!

Oke, di blog yang satu ini mungkin kalian tidak akan menemukan pembahasan yang rinci mengenai apa itu Indonesia. Jujur, pengetahuan saya masih cetek 😐

hanya izinkan saya berkontribusi memberikan nama untuk Indonesia sebagai, “Indonesia SPARKLING Asia” !

Image

Negara Kepulauan TERLUAS di dunia

Kenapa?

Simak profil singkat Indonesia di bawah ini…

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, terdiri dari 17.504 pulau besar dan ribuan pulau kecil lainnya yang belum diberi nama, atau bahkan belum tereksplorasi seperti apa wujud aslinya. Pulau yang terbentang di Indonesia dianugerahi Tuhan dengan pasir putihnya yang menawan dan panorama di sekelilingnya yang membuat mata tak lelah tuk memandang.

Terletak di antara dua benua, Asia dan Australia. Di antara 2 samudera, Pasifik dan Hindia, menjadikan Indonesia berdiri di letak sangat strategis dari bagian dunia. Keanekaragaman yang terbentuk dari sekitar 215 juta jiwa yang terdapat 200 suku di dalamnya membuat Indonesia begitu kaya dengan budaya.

Image

Sawah yang terhampar luas di jawa dan Bali

Image

Gunung SEMERU yang indah!

Image

Hutan Hujan Tropis kaya hasil bumi

Pemandangan yang disajikan oleh Negara Indonesia mulai dari pesawahan yang luas terhampar di bumi Jawa dan Bali, hutan hujan tropis yang kaya hasil bumi di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, Savannah yang indah di Nusa Tenggara, dan masih banya lagi lainnya yang membuat Indonesia begitu berkilau di antara negara-negara ASEAN lainnya.

Tidak hanya itu, kekayaan Indonesia dibentuk juga oleh beragam flora dan fauna yang meramaikan suasana negri. Mulai dari Orang Utan di banyak hutan di Indonesia, badak bercula satu di Ujung Kulon, Komodo di bagian tengah Indonesia, dan Burung dari Surga yaitu Cendrawasih dari Pulau Papua.

Sungguh, Negara ini begitu kaya dan penuh kilau dengan berbagai asset bumi dan budayanya.

Belum lagi bermacam wisata kuliner, tarian, dan ciri khas tiap kotanya.

Image

Ibu Kota Indonesia

Indonesiaaaa!

Dulu saya sempat punya janji sama diri sendiri.. Saya ingin mengelilingi Indonesia terlebih dulu sebelum mencicipi budaya luar negri. Lah, kalau begini kapan saya ke luar negrinya? Indonesia benar-benar memiliki kekayaan yang tidak ada habisnya~

Jadi kalau misalnya masih gak pede karena berkewarganegaraan Indonesia, aduh… coba liat sebentar kumpulan foto di bawah ini yang sudah saya ambil dari mesin pencari. Tugas kitalah menjadikannya ini properti paling memikat! Karena Indonesia itu… SPARKLING Asia !! Asia yang berkilauuuu ^^

Image

Surga Dunia di Raja Ampat, Papua

Image

Fauna Favorit dari Indonesia: Orang Utan

Image

Hewan Langka di dunia: Badak Bercula 1

Image

Batik Karya Anak Bangsa yang Mendunia

Image

Salahsatu Keajaiban Dunia

Image

Pulau Komodo dan semua kekayaan di dalamnya ^^

Bunga Raflessia dari Indonesia

Bunga Raflessia dari Indonesia

kuliner

Ragam Kuliner Indonesia

Jangan lupa, yang ini juga bagian dari INDONESIA ^.^

Image

Fiooooh ini baru sepersejutanya dari kekayaan Indonesiaaa! Luarbiasaa!

Indonesia SPARKLING Asia ^^

#10daysforASEAN #day3

 

salam hangat,

@asrifitit

IBU MUDA

 

===

Gambar diambil dari penelusuran via google.com (dari berbagai sumber)

Please kindly visit http://www.indonesia-tourismboard.com and http://www.indonesia.travel

Let’s visit INDONESIA, The SPARKLING ASIA \(^-^)/

Sudah tau Candi Angkor Wat?

Ini adalah kontes blog pertama yang saya ikuti, topik utamanya tentang serba-serbi negara- negara di ASEAN. Well, itu bukan topik yang saya kuasai. Saya jadi sadar kalau pengetahuan umum dan budaya saya masih cetek. Hihihi.

Tema hari ini membahas mengenai kesamaan relief antara Candi Borobudur yang dimiliki Indonesia dengan Candi Angkor Wat di Kamboja. Wat??? *What maksudanya.. Saya baru denger kalau ada Candi Angkor Wat di Kamboja. Yeaaah… seluruh Candi di Indonesia aja belum tentu saya khatam hafal semuanya, jadi kaau baru denger Angkor Wat bisa dikatakan wajar ^^v

Eh, tau ga kalau menurut ahli sejarah, relief Candi Borobudur dan Candi Angkor Wat itu SAMA! Lalu? Yaaa apakah itu berarti bahwa kita dan Kamboja serumpun? Mengingat Candi Borobudur sudah lebih dulu  dibangun, 3 abad sebelum Candi Angkor Wat ada. Ehm. Kalau membahas apakah kita serumpun atau tidak dengan negara-negara di ASEAN, saya akan mengatakan IYA. Alasannya?

Continue reading

Salon Thailand Hadir di Indonesia

Siang yang terik tidak menyurutkan langkah saya untuk menyambangi sebuah salon perawatan tubuh yang cukup terkenal di kota Cianjur. Salon ini menurut saya adalah salon terbaik yang ada di kota, yang memiliki tata letak modern dan dengan perawatan yang bikin kangen. Iya, hari itu saya rencananya mau creambath. Biasalah wanita, ketika terasa penat di hati, salon selalu bisa jadi pasangan hidup yang mengerti untuk sekedar merelaksasi diri.

Wanita dan aktifitas salon itu seperti pria dengan hobinya, dua hal yang identik dan sulit terpisahkan. Jarang sekali kita menemukan jika ada wanita yang ogah memanjalan diri di salon, meski hanya sekedar maskeran rambut.

Kalau ngomongin tentang salon, semua ini balik lagi ke gaya hidup wanita itu tersendiri. Ada wanita yang sudah menjadikan kegiatan menghabiskan waktu di salon adalah kebutuhan sekundernya, atau bahkan primer. Tapi sebagian banyak dari kami, berkunjung ke salon adalah pilihan terakhir. Ketika keuangan rumah tangga sudah aman, meski hanya mengeluarkan 35 ribu rupiah untuk menikmati salah satu pelayanannya.

Di tahun 2015 nanti, akan ada gebrakan dari ASEAN Economic Community (AEC 2015), di mana komunitas di ASEAN akan lebih bebas bergerak dalam setiap kerja sama ekonominya, hal ini tentu saja berhubungan dengan bidang perdagangan dan sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya.

Lah, terus apa hubungannya sama salon?

Well. Yang jadi pertanyaan adalah, kalau misalnya nih, di tahun 2015 nanti ada banyak salon bertaraf internasional menclok di sana-sini di setiap sudut kota di Negara Indonesia, gimana? Apa jadinya kalau mulai berdatangan pebisnis asal negri Thailand buka lapak di Indonesia?

Emmm. Emang ngaruh banget sama stabilitas negara? Emangnya kondisi ekonomi bakal langsung tergoyahkan?  Baik, sebelum ngomongin hal yang ribet, saya kemarin iseng googling melihat perbedaan nyata antara salon di thailand sama di Indonesia. Ah, gak jauh beda. Justru Indonesia selalu lebih apik menyajikan salah satu menu perawatan bagi para kaum hawa ini. Selalu bikin mupeng untuk dikunjungi, yaaa cumma terbatas kondisi dompet aja sih.

Meskipun Indonesia sudah berkembang menjadi negara yang memiliki semakin banyak penduduk kelas menengah, penawaran salon bergenre Thailand bagi saya tidak akan membuat kami para wanita Indonesia langsung berpaling hati. Mencoba sekai dua kali sih mungkin saja, tapi kalau untuk jadi langganan tiap bulan? Ah sepertinya tidak. Bagaimanapun, aktifitas nyalon itu sifatnya sangat pribadi. Kalau udah cocok sama yang satu, susah untuk pindah ke lain hati. Apalagi kalau udah kenal sama terapis atau kapsternya. Buat nyalon kok coba-coba 😛

Jika dibuat presentasinya, angka wanita yang bersedia mengeluarkan sejumlah uang untuk mencoba nyalon dengan brand luar negeri menunjukkan angka yang kecil. Udah ada penelitiannya? Belum sih…

Tapi coba deh liat gambar di bawah ini.. Gambar ini adalah salah satu sample yang epic tentang salon perawatan tubuh di Indonesia, di salah satu resort antara Bali dan Sumbawa.

MUPENG ABIS!

Kalau mau googling (lagi), interior design salon perawatan tubuh antara Indonesia dan Thailand gak beda jauh kok.. Seperti layaknya pelayanan body spa di negara-negara Asia Tenggara pada umumnya, jadi yaa akan sangat kompetitif juga ke depannya 🙂

Wel.

Kesimpulannya adalah, jikapun ada berbagai salon yang dikirim langsung dari Thailand, apalagi itu bertaraf internasional, pangsa pasarnya tentu bukan seperti saya yang tinggal di pinggiran kota yang hanya rela ngeluarin duit paing banyak 150 rebu untuk pelayanan salon. Target pasarnya tentu buat para wanita sosialita yang pengen nyoba sesuatu yang baru, dan saya yakin kalau para sosialita Indonesia itu akan lebih jatuh cinta dengan treatment salon dari negri sendiri. Kok yakin? Iyalah, orang turis-turis aja pada dateng ke Indonesia karena tertarik dengan penawaran body spa-nya. Lalu untuk apa khawatir?

Asal pinter-pinter milih tagline dan strategi marketing aja..Nah, coba intip plang salon Thailand yang satu ini ^^

Tapi, Indonesia sudah mulai tumbuh karena generasai kreatif yang sudah melek akan bisnis, kalau urusan salon-menyalon mah keciiiiil ^^ *pede sendiri

Nah, kalau kamu sendiri harus milih mau dateng ke salon merk Indonesia, atau kiriman dari Thailand? ^^

#10daysforASEAN #day1

Salam hangat,

@asriFit

IBU MUDA INDONESIA