Apa itu KIMI?

Akhir bulan Oktober ini, saya memantapkan hati untuk kembali membuka registrasi keanggotaan KIMI. Apa itu KIMI? KIMI adalah singkatan dari Komunitas IBUMUDA Indonesia. Komunitas yang sudah saya bangun sejak tahun 2013. Sejarah lengkapnya seperti apa bisa dibaca di sini yaaa

Flyer Open Register New Member sudah disebar via medsos. Dan tentu saja pertanyaan dasar akan bermunculan bagi yang berminat untuk gabung. Baiklah, buibu tercinta…. berikut akan saya jelaskan secara lengkap tentang keanggotaan KIMI dan apa yang akan didapatkan jika bergabung dengan komunitas ini. Check it out 🙂

Apa itu KIMI?

KIMI adalah sebuah komunitas yang menitikberatkan pada pengenalan diri sendiri. Topik yang akan dibahas adalah tentang bagaimana kita SADAR kira-kira masalah atau penyakit yang selama ini kita hadapi akarnya ada di mana. KIMI akan banyak membahas tentang kondisi emosi dan self awareness dalam menyikapi permasalahan hidup, terutama konflik rumahtangga. Atau mungkin tentang…. mantan. Hehe…

Siapa saja yang boleh masuk KIMI?

As long as kamu WANITA, kamu berhak masuk KIMI. Kelahiran berapapun… Sudah menikah atau belum… Sudah punya anak atau belum… IRT atau wanita bekerja…. Boleh…. boleeeh banget gabung, karena balik lagi ke visimisi KIMI, yaitu mengajak para wanita Indonesia untuk bisa kenal SIAPA diri nya dan MAU dibawa kemana hidupnya.

Saya berada di pulau atau kota “X” apakah bisa bergabung KIMI?

Keanggotaan KIMI tidak berbatas domisili. Di manapun kamu, boleh banget gabung KIMI. Karena kegiatannya lebih banyak dilakukan via grup WA. Sejauh ini kopdar hanya dilakukan di kota Bandung, Jakarta, dan Bogor karena jumlah anggota yang terdaftar yang paling banyak. Jadi tidak menutup kemungkinan jika jumlah anggota di kota mu sudah mulai banyak, bisa bikin kopdar sendiri.

Apa saja kegiatan KIMI?

Kegiatan KIMI terbagi menjadi dua agenda besar, diskusi di grup WA dan kopdar KIMI yang dilakukan di 3 kota tadi. Apa saja yang didiskusikan di grup WA KIMI? Selain masalah domestik kegalauan seorang wanita pada umumnya, KIMI memfasilitasi para member untuk curhat dan berbagi beban. Ada juga hari spesial untuk para ibu yang punya bisnis untuk bukalapak di #JumatJualan. Daaan kegiatan yang paling seru dan dinanti adalah #challengeKIMI, yaitu berupa kegiatan sehari-hari yang ditentukan tema nya, manfaatnya bisa mengulik dan mengorek potensi para buibu yang selama ini belum terkuak. Dan tentu akan ada pembelajaran di balik challenge tersebut. Tidak sedikit dari  pengalaman challenge, banyak member yang jadi lebih jauh mengenal dirinya sendiri.

Apa manfaat yang bisa saya dapatkan dengan bergabung dengan komunitas ini?

Selain bertambahnya saudara sesama perempuan, para member KIMI yang sudah tergabung selama ini merasakan manfaat berupa perspektif baru dan berbeda dalam menyikapi setiap masalahnya. Karena selama prosesnya kita akan sama-sama KENAL dengan diri kita yang sebenarnya. KIMI bisa menjadi sahabat yang akan menerima kamu apa adanya. Well ini abstrak banget sih emang, tapi ini akan kamu rasakan ketika sudah masuk dan merasakan interaksi di KIMI 🙂

Apa yang membedakan KIMI dengan komunitas lain?

KIMI tidak akan secara khusus membahas tentang pernikahan, sekolah anak, parenting, ASI vs Sufor, MPASI, metode lahiran, pilihan karir, dan topik spesifik lainnya. It’s about us, as a WOMAN.

Apa syarat bergabung dengan KIMI?

Pertama, mengisi database di bit.ly/databaseKIMI. Kedua, siap jadi diri sendiri dan MENERIMA diri sendiri.

Oiya, buat yang belum tau dan kenal. Kenalkan…. Saya Asri Fitriasari atau biasa dipanggil Achii. Seorang ibu dengan satu anak yang sedang hamil anak kedua, koas doktergigi di FKG Unpad, domisili Cimahi, dan seorang wanita yang senang sekali menulis. Saya founder dari komunitas ini. Am I an expert in these things??? Engga. Saya pun masih gesrek, butuh masukan dan diingetinnya. Saya membuat komunitas ini karena sadar bahwa wanita itu sebetulnya SANGAT KUAT, hanya saja suka lupa caranya kuat itu kayak gimana. Saya kumpulkan para wanita dengan segala cerita dan latar belakangnya untuk saling mengingatkan dan menguatkan bahwa KITA ITU HEBAT !

Baiklaaah… sekian informasi singkat tentang KIMI, silakan jika berminat kenalan dan merasakan serunya komunitas ini bisa japri saya via WA 0812 2702 3499 🙂

 

 

THANKYOUUU *smooch*

Advertisements

Small Things

Siang itu ketika sedang asyik berselancar di Fesbuk, saya menonton sebuah video yang di-share oleh teman di linimasa nya. Video yang benar-benar menggugah dan menyentuh. Bisa liat videonya di link ini yaa.

Video ini berisi tentang Kristina Kuzmic, seorang wanita, seorang ibu yang begitu depresi dan merasa sangat tidak berharga setelah perceraiannya. She felt broke. Totally like a complete loser dengan segala penolakan dan kejadian yang terjadi di hidupnya. Ada yang pernah merasakan hal yang sama? Feel so depressed dan gatau mau ngapain. Kayaknya semua yang dikerjain salah. Kayaknya semua yang sudah dikerjakan gak ada artinya. Gagal. Rusak. Hancur…

Gak ada lagi orang yang percaya.. Bahkan kita pun sudah gak percaya sama diri kita sendiri. Ada yang ngerasain hal yang sama?

Continue reading

Pawang Singa

Akibat kisruh gonjang ganjing yang terjadi di dunia per KIMI an… sejujurnya aku lemes gaes hahahaha… PR baru yang kudu dihadepin dengan jiwa yang setrong dan tahan karam…

Gelendotan ke suami minta dicharger biar kuat menghadapi kenyataan…

👨: Udah Be. Kamu kan Raja Singa..
👩: HAH?? RAJA SINGA?!?!?!
👨: Eh maksudnya kamu itu Singa. Kamu yang mimpinnya. Masa Singa udah keok ama yang beginian doang. Keep moving go ahead laaah..
👩: Hah iyasih…

Namanya Indra Purnama. Pas udah nikah harus rela jadi pawang. Pawang Singa wkwkwk. Ngasih makan diterkam. Ngajak main dicakar. Abis banget lah si pawang awal-awal kenalan ama Singa. Tapi karena pawangnya sabar, transferannya lancar hahaha. Jadilah Singa ini bisa jinak-jinak kelinci.
Dan tadi di radio pas keputer lagu Marry Your Daughter aku langsung mewek… inget gimana dia ngegeber motor dari Bandung ke Cianjur buat minta ijin ama Om Asep. Mintain cewe yang dia kira lembut untuk jadi istri ehhh taunya Singa hahaha…

Lagian Singa kok MEWEKAN 😂

Pawang mana pawaaang..

Tentang IBUMUDA Indonesia

​Malam itu di sudut kota Bandung. Di antara tumpukan kosan dan kontrakan Sekeloa yang semakin padat, saya dan dua sahabat teman curhat sedang membicarakan strategi bisnis untuk menguatkan ikatan secara personal dengan customer pada sebuah brand yang kami buat namanya KAMA syar’i. Agar lebih loyal, dan semakin rajin belanja gamis di toko kami. Hahaha modus banget.

Akhirnya tercetuslah acara Arisan IBUMUDA sebagai wadah bagi kami mengumpulkan para customer dan calon customer untuk saling berbagi kisah dan cerita, serta saling menguatkan. Bandung, 11 Desember 2013 saya bertemu dengan 22 orang ibumuda dari berbagai latar belakang. Ada yang memang saya kenal sebelumnya, ada yang baru kenal dan memang daftar via media sosial. Belum pernah ketemu sebelumnya.

Hari itu hari yang cukup bersejarah. Hari pertama bagi saya untuk mengenal jenis hidup yang berbeda-beda dari setiap sudut cerita para ibumuda. Sebenernya sih nama IBUMUDA sendiri hanya simbol ajaaa wkwk. Biar gemes gitu dengernya. Sekaligus rasa prihatin saya dengan konotasi ibumuda yang selalu jadi sasaran predator gakjelas di luaran sana. Mudah-mudahan ibumuda yang ini mah shaleha semua terjaga semuanya yaaa Aamiin.

Dari awal anggota IBUMUDA sangat beragam. Single, newlywed, senior, senior banget juga ada. Ibumuda yang masalahnya gitu doang dan gitu banget juga ada. Tahun pertama perjalanan komunitas ini diisi dengan saling mengenal satu sama lain terutama bagi yang baru kenal. Mulai curhat satu persatu anggotanya, dan dari sesi curhat itu lah tak terasa kami semakin dekat. Saya pribadi merasa semakin kaya akan ilmu dan rasa syukur. Bahwa ternyata ada yang hidupnya lebih menyakitkan daripada yang saya alami.

Alhamdulillah pada tanggal 21 Desember 2014 komunitas ini dikukuhkan secara resmi oleh ibu walikota Bandung, Teh Atalia Kamil. Member pun bertambah, tidak hanya di Bandung. Kota Bogor dan Jakarta pun sudah mulai ada. Tapi di tahun kedua saat itu kegiatan malah kurang terarah hehehe. Saya nya sih yang salah. Wara wiri gak jelas sebenarnya mau ngurusin apah hahaha.

Sempet mikir, apa bubarin aja yaah. Berat gini ternyata pegang komunitas heuheuheu.  Tapi karena dorongan dan support dari teman-teman juga komunitas ini tetap bertahan dan masing-masing di kota nya tetap rutin mengadakan pertemuan dan menjadikan sesi arisan sebagai sesi lepas lelah dan curhat-curhatan.

Saya masih ingat doa saya di awal membuat komunitas ini. Yaitu ingin menggerakkan 1 juta ibumuda Indonesia untuk memiliki hidup bahagia dunia akhirat. Hahahaha berat emang doanya. Konsekuensinya juga beraaaat. Berkali-kali saya menghadapi konflik batin untuk komunitas ini. Terusin gak yaa. Gedein gak yaaa. Karena saya sendiri belum bener ngurus apa yang ada di rumah. Ini sok sokan mau gerakin 1 juta ibumuda. Ampuuuun 😦

Makanya pergerakan komunitas ini senyaaap sekali. Karena saya nya sendiri masih meraba-raba mau gimana dan harus digimanain buibu ini. Kejadian demi kejadian dan curhat demi curhat membuat saya memilih untuk tidak berharap banyak dan berkonsep hebat. Saya akan besarkan komunitas ini sebagai tempat yang nyaman untuk para ibu merebahkan badan. Saya ingin di komunitas ini kita berani mengakui rasa sakit dan jadi diri sendiri, sekaligus saling menguatkan. Saya ingin melalui komunitas ini kita belajar dan aware untuk tau betul siapa diri kita dan apa yang kita mau. Belajar untuk menerima dan bersyukur dengan tidak membanding-bandingkan hidup satu sama lain. Karena itu proses yang selama ini saya rasakan. Bertemu dan berbincang dengan satu ibu dan ibu lainnya. Ujiannya beda-beda dan kadang mereka hanya butuh telinga yang siap mendengar tanpa mengeluarkan judge.

Tapiii meski begitu di sini harus saling mengingatkan biar kalau memang ada luka membusuk yang selama ini kita tutup, bisa sembuh.

Allah lah tempat segala berawal dan bermuara. Apa yang terjadi di hidup ini udah Allah atur serinci mungkin. Rezeki tidak ada yang tertukar. Begitu juga dengan cobaan. Semoga dengan adanya komunitas ini, kita bisa saling menguatkan dan mengingatkan.

Jangan takut.

Jangan merasa sendiri..

IBUMUDA Indonesia ada untuk menemani 🙂

Asri Fitriasari

Founder Komunitas IBUMUDA Indonesia

Al Insyirah

1. Bukankah Kami telah melapangkan dadamu?
2. dan Kami pun telah menurunkan bebanmu darimu,

3. yang memberatkan punggungmu,

4. dan Kami tinggikan sebutanmu bagimu,

5. Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,

6. sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,

7. Maka apabila engkau telah selesai dari suatu urusan, tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain),

8. dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.

QS Al Insyirah 1-8
Duh dalem.. Suka banget kan sama surat yang satu ini? Apalagi di ayat 5 dan 6. Kalau ada yang posting tentang dua ayat itu, langsung dikasih like dan love deh ama orang-orang. Tapi ya percuma sih di-like dan di-love kalau pas dikasih sulit malah mewek kejer terus misah-misuh gak jelas hahahaha..

Saya sih gitu orangnyaaaah *toyooor

Itulah manusia. Itulah Asri Fitriasari namanya. Udah jelas-jelas di Al Qur’an bilang kalau hey lo kalem kali gausah lebay drama nya, abis lo pusing, abis lo pening, Allah bakal kasih hadiah selama lo nya sabar dan mau usaha. Kerjain aja itu urusan. Nanti juga kelaaar.

Bulan ini saya kembali ditampar sama ayat dalam surat Al Insyirah. Mendadak dapet banyak kesulitan di tengah-tengah hidup yang adem ayem asal klakon. Mendadak kudu beresin requirement GTSL (gigi tiruan lengkap sebagian), di mana kasus itu pasiennya udah ganti sampe 3x hiksss. Kalau gak dikerjain saat ini juga, requirement GTL (gigi tiruan lengkap) gak boleh lanjut dikerjain hiksss..

Yaudah mau gak mau ngubek-ngubek kontak dan kenalan yang bisa dan mau jadi pasien GTSL. Sebelumnya udah hopeless dan males banget ngerjain requirement ini. Yaaa udah ganti 3 pasien tapi gak ada yang jalan. Moodnya udah berkerak 😂

Pas lagi kaget dan shock ditodong harus segera beresin GTSL baru boleh lanjut ke GTL, saya cuma bisa doa sambil usaha sebisanya nyari pasien…. Eh, gak lama dapet. Kasusnya gampang pulak. Pasiennya juga kooperatif lagi. Pas Acc kerjaan tiap tahap tetep dikasih deg-degannya siih. Tetep ada fase ‘gak gampang’ nya tapi at the end kelar dan hanya butuh waktu kurang dari sebulan! Alhamdulillah….

Abis drama GTSL beres, lanjut todongan jadi seminaris Bedah Umum. Mulai dari nyari literatur, ngajuin makalah, jadi seminaris, dan pas proses revisinya tuh yaaa cukup bikin kepala dan hati keritiiiing. Sampe migrain dan batuk-batuk. Tapi at the end requirement itu kelar juga dalam waktu kurang dari 2 minggu. Berakhir bahagia karena pas minta tanda tangan pelunasan kerjaan gak pake ribet dan dapet nilai A. Alhamdulillah…

Ini bukan kejadian sekali dua kali kayak gini. Banyak bangeeet nget nget nget di saat hidup berasa sempit, sesak dan pengen teriak, Allah langsung nyamperin ngasih kemudahan di luar ekspektasi. Sampe bikin amaze sendiri. Ya Allah, Engkau so sweet sekaliiii..

Ahhh jadi inget waktu sidang skripsi S1 dulu. Saya kan ngerjain skripsi pas lagi hamil gede tuh. Bolak-balik Bandung-Jatinangor bawa-bawa buku tebel dan perut kandel. Capek, pusing, kesel lah bawaannya. Tapi alhamdulillah dikasih dosen pembimbing yang baik bangeeet. Dikasih dosen penguji yang baik bangeeet. Pas sidang, kurang dari setengah jam udah keluar ruangan wkwkwk.. Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagikah yang kan kau dustakan, Asriiii?

Jadi kesimpulan saya adalah… Semua ayat di Qur’an itu bener banget. Kejadian banget. Dan memang tugas iman itu bukan hanya terucap di lisan dan diyakini dalam hati, tapi juga dibuktikkan dalam perbuatan. Ngesoot, ngesooot daah..

Gak peduli seberapa ayat Qur’an yang sudah kita baca hingga hari ini, kalau misalnya belum ada ayat Qur’an yang bisa kita imani lewat amal  perbuatan.

Kyaaaa gaya banget bahasa looo..

Gapapa yaah, ngomong doang mah gampang kaaan. Prakteknya itu yang bikin m*ncret dan sulit dideskripsikan oleh kata hahahaha.

Udah sekarang mah kalau baper jangan keterusan. Baper yang keterusan itu tanda iman belum bener.. Jangan geer, ini bukan ngomongin kalian.. Ini ngomongin diri sendiri, anaknya gampang baper dan gampang ilang mood cuma karena dikasih sulit sedikit. Ampun deh. Masih ngesooot banget belajar iman. Masih megap-megap praktekin apa-apa yang Allah sampaikan di Quran..

Alhamdulillah punya Allah yang Sabar nya Maha Daya. Sabaaar banget liatin saya yang jatuh bangun memeluk iman… (Yang namanya Iman gak usah geer yaa, bukan ngomongin lo jugaak ini 😂)

Mari ah ngaji lagi…

Alam nasyrah laka shadrak….

Cimahi, 24 Ramadhan 1437 H

Asri Fitriasari

Ibu yang lagi ngesooot melukin iman..

*bukan.. bukan iman, si Iman.. Kalau saya meluk si Iman nanti si Indra maraaah haha #ampungaring

grand #launchingIBUMUDA

Semua berawal dari kebutuhan sendiri, keluh kesah pribadi. Saya dan teman-teman di KAMA syar’i berinisiatif membuat kumpulan para IBUMUDA untuk saling tukar cerita dan menguatkan. Hari itu tanggal 11 Desember 2013 kami berkumpul untuk pertama kalinya di Dapur Eyang Resto di jalan Tubagus Ismail. Terdaftar ada 22 wanita, baik single maupun sudah menikah, baik yang sudah punya anak maupun belum. Senang sekali rasanya punya teman baru dengan berbagai latar belakang berbeda. Sejak saat itu dibuatlah kesepakatan bersama untuk bertemu secara rutin sebulan sekali dengan konsep ketemuan semacam arisan.

Gak kerasa udah setahun berlalu, semua anggota sudah menang. Ilmu dan pengalaman pun sudah bikin kenyang. Rasanya kurang puas jika ini hanya berhenti dalam 22 orang saja. Akhirnya dengan modal nekat bin iseng, kami yang ber 22 orang ini berinisiatif membuka ‘lowongan’ baru untuk IBUMUDA dan wanita lainnya untuk ikut gabung, sekaligus meresmikan kumpulan ibu-ibu rempong ceria ini menjadi sebuah komunitas penuh manfaat.

Persiapan mendekati hari H tentu saja penuh drama dan keribetan ala ibu-ibu. Saya pribadi sempat was-was untuk mengadakan acara ini, aduh bisa gak ya? Jujur aja saya pun mengurus dan mempersiapkan acara ini benar-benar di waktu sisa antara sekolah, mengurus anak, dan menjalani bisnis harian. Tapi karena semangat dalam tim yang gak pernah padam meski hanya berbentuk lentera kecil, saya tidak menjadi goyah dan menyerah. Acara ini harus jadi, sesederhana apapun yang bisa kami lakukan. Niat baik ini harus tetap direalisasikan. Akhirnya dengan segala tantangan, ditentukanlah tanggal event sakral ini di 21 Desember 2014. Pertimbangannya karena menyesuaikan dengan kesanggupan panitia dan mendekati peringatan tahunan hari Ibu di Indonesia.

Melalui acara yang dibuka untuk umum ini, kami semuanya kembali belajar tentang karakter, profesionalitas kerja, totalitas berbagi, dan hal lainnya. Alhamdulillah grand launching pun berjalan apik dan lancar di luar ekspektasi kami sebagai panitia. Antusias dan animo para wanita muslimah untuk turut belajar bersama di acara ini begitu besar. Awalnya sempat khawatir dengan jumlah peserta yang tidak memenuhi kuota anggaran.. tapi alhamdulillah pertolongan Allah begitu dekat, Allah pertemukan hati para IBUMUDA dan wanita lainnya untuk berkumpul dan berbagi di acara ini. Hari H, ruangan acara FULL SEAT! Peserta yang daftar di hari H on the spot cukup banyak. Partisipan stand bazaar pun di luar ekspektasi kami. Kebayang kan paciweuh nya kita, tim masih pada pemula tapi antusias peserta begitu hebat. Alhamdulillah alhamdulillah…

Sedikit review dari acara #launchingIBUMUDA kemarin, saya sangat berterima kasih dan angkat topi pada para pembicara dan narasumber yang hadir. TOP MARKOTOP JOS GANDOSS SIP MARKOSIP NYUS MAKNYUSS YUK! Pertama acara diawali oleh materi superluarbiasa dari Bunda @fufuelmart penulis buku best seller Menikah itu Mudah, Jodoh Dunia Akhirat, dan masih banyak lainnya.

Saya pribadi gak begitu menyimak isi materinya. Hiks. Karena sibuk lalu lalang kesana kemari di backstage untuk memastikan printilan lain sudah selesai dan tepat pada tempatnya. Tapi ada salahsatu teman saya yang bercerita tentang materi yang dibawakan Fufu, bahwa kekesalan dan keresahan yang dialami IBUMUDA ada karena trauma masa lalunya. Jujur aja deh yaa, pernah kan kita kesal atau kecewa dengan apa yang dilakukan Ibu Bapak kita di masa lalu? Apakah itu terpatri kuat an membekas hingga sekarang. Nah, hati-hati, itu bisa jadi polemik untuk kehidupan rumah tangga kita sekarang. As always, materi yang dibawakan Fufu ini selalu bikin JLEBBB dan bikin penasaran untuk tau lebih jauh, langsung deh kayaknya para peserta pengen konsultasi secara pribadi, minta di-cleansing dari trauma masa launya.. hehehehe..

Beranjak ke sesi berikutnya, alhamdulillah saya kedatangan tamu istimewa, teman sekelas di Kajian Dasar Islam Intensif nya ust Fatih Karim, namanya Teh Elma. Beliau adalah salahsatu penggerak dan penggagas SEMAI 2045. Selamatkan Anak Indonesia 2045. Pergerakan ini concern membahas tentang kiprah orang tua dalam proses pendidikan dan pendampingan anaknya. Kasus kriminalitas saat ini udah sangat banyak, dan yang paling bikin ngeri adalah pelaku dan penikmatnya sudah merambah pada usia anak huhuhu. Kemarin teh Elma berbagi informasi tentang pergerakan ini dan mengajak IBUMUDA dan wanita lainnya yang ikut acara kemarin untuk sama-sama bergerak dan siaga 1 terhadap segala kejahatan, terutama bullying dan kejahatan seks pada anak. Thankyou teh Elma, semoga ke depannya kita bisa bersinergi lebih erat lagi yaaa…

Sesi setelahnya adalah talkshow bersama teh Sasa dan teh Atalia Kamil. Ketika waktu menunjukkan sekitar pukul 11.00 saya dan teh Sasa memulai lebih dulu berhubung Teh Ataia masih di jalan. Ah seruu banget deh sama ustadzah gaul satu ini.. Yang bikin terharu adalah beliau masih ingat saya yang dulu pernah mengudang beliau saat saya masih SMA. Amaazeeee.. Materinya pun asiiik. Materi keislaman yang nyaman untuk disimak dan dipraktekkan. Teh Sasa berbagi ilmu bahwa kiprah perempuan memang banyak. Wanita yang ditempa harus menjadi anak yang baik, istri yang shaleha, ibu penuh teladan, dan sosok penggerak ummat. Kuncinya sih sabar dan jangan dibawa beban. Ketika kita tau apa yang kita lakukan adalah ibadah dan TRANSAKSI sepenuhnya adalah hanya dengan Allah, semua akan lebih santai dijalani. Jangan menuntut di dunia. Bukan di sini waktunya seorang hamba diapresiasi atas segala jerih payahnya. Kunci kehidupan setelah menikah itu fastabiqul khairat bersama suami. Gak usah nunggu siapa yang lebih dulu untuk belajar dan lebih baik, baik suami maupun istri harus berlomba-lomba melakukan dan menyebarkan kebaikan. Biar Allah yang menilai dan membalsanya di akhirat sana. Ahhh, bener banget deh. Kita kan selama ini selalu merasa diri paling repot, riweuh, rempong, dan sulit ceria. Padahal semua yang kita lakukan adalah ibadah indah untuk mendapat kasih sayang Allah. Penting untuk kita untuk tau kemana semua akan berakhir, dan kemana kita akan pulang 🙂

Selanjutnya adalaaah.. sesi istimewa bersama Ibu Walikota. Waw banget yaaa teh Atalia bisa berkenan hadir di acara ini. Sampe speechless sendiri. Nuhuun teh atas waktu, cerita, dan supportnya. Kemarin di #launchingIBUMUDA beliau berbagi kisah seru tentang perjalanan pernikahan di awal bersama Kang Emil. Seruu, haruuu, dan penuh dengan inspirasi. Bagaimana Teh Ataia betul-betul sabar dan mendampingi suaminya untuk mengejar impian. Bagaimana teh Atalia menelaah bahasa cinta pasangan. Jadi yaa bu ibu, kalau misalkan kita kesel sama pasangan.. Coba berhenti sejenak untuk menelaah bahasa cinta kita dan pasangan seperti apa. Apakah dengan kata-kata, sentuhan, hadiah, atau apa..

Teh Atalia juga mengajarkan kita untuk tetap tangguh dan pantang menyerah dalam setiap fase hidup dan tantangan di dalamnya. Dinikmati dan disyukuri setiap apa yang terjadi. Pesan beliau, akan baik untuk para IBUMUDA dan wanita lainnya untuk memiliki sahabat wanita untuk saling berbagi penat dan saling menguatkan. Alhamdulillah di akhir sesi, teh Atalia pun meresmikan kumpulan ini menjadi komunitas IBUMUDA Indonesia yang siap berbagi dan menemani para wanita untuk siap menghadapi segala tantangan.

Jadilah, kemarin tanggal 21 Desember 2014 menjadi hari bersejarah untuk kita semua. Kabar gembira, #IBUMUDA sekarang sudah ada komunitasnya!! Selamat datang bagi para wanita yang ingin bergabung. Info lengkap tentang kegiatan dan pendaftaran bisa hub 081227023499

Akhirul kalam, saya ucapkan terima kasih dan penghormatan yang begitu besar untuk seluruh panitia, anggota ibumuda batch 1, pengisi acara, dan segala pihak yang sudah membantu banyak dalam kesuksesan acara ini. Semoga menjadi tabungan pahala yang akan menjadi saksi di hari akhir nanti.

Terima kasih Allah untuk segalanyaaa..

Bismillahirrahmaanirrahiim, mari bersama saling menguatkan dan tebar kebaikan!!

Salam hangat penuh semangat,

asriFit

Founder Komunitas IBU MUDA Indonesia

Kembali ke Sekolah

Image

Bismillahirrahmanirrahiim..

Hai fellas! Kumaha damang? ^^v

Maaf banget loh ini postingan gak lancar lagi rilis tiap hari. Pasca lomba #10dayforASEAN saya rada riweuh… dan minggu ini adalah minggu awal saya kembali lagi koas!! Superrr penyesuaian banget deh. Biasanya santai banget tiap hari karena stay di rumah aja, ini harus bangun lebih awal dari biasanya. Nyuci, ngepel, beres-beres, dan masak harus selesai sebelum jam 6 pagi. Fioooh.. Capeknyooo. Perjalanan dari rumah ke kampus pun lumayan memakan waktu, sekitar 1 jam. Tapi yang paling bikin berat adalah pisah sama Kanin selama 10 jam lebih 😥

Alhamdulillah semuanya harus dinikmati, ini proses yang harus dijalani. Kan dari awal milih nikah muda, jadi yaa riweuh kuliah sambil ngurus anak dan rumah itu udah jadi salahsatu konsekuensinya. Beruntungnya saya belum punya asisten rumah tangga, jadi yaa mau gak mau harus dikerjain sendiri, mau gak mau jadi belajar ngatur waktu, tenaga, dan konsentrasi (padahal ngarep banget kalau ada mbak yang bisa bantu di rumah T_T)

Perjuangan ini buat saya emang udah jadi risiko, gak boleh ngeluh sama sekali… Saya harus selesaikan apa yang sudah saya mulai. Cuma sedih aja ngeliat suami, anak, ortu, mertua, dan saudara lain jadi ikut repot juga. Ahhh, hanya Allah yang bisa membalas jasa mereka yang udah bantuin dan support saya untuk menyelesaikan gelar dokter gigi ini.  Tentu, pencapaian dokter gigi ini pun nantinya buat mereka 🙂 Semoga merekapun bangga.

Bismillah! Ayo semangat!! Kita kembali ke dental chair! Ngerawat pasien lagi, bersihin gigi lagi, nambalin gigi lagi, nyabutin gigi lagi, biar cepet jadi dokter gigi dan praktek di klinik beneran! Semangat!! Semangat!!

Sok yang mau jadi pasien, yuk ke RSGM FKG Unpad di Sekeloa… Kita bikin cantik senyumnya ^^

Salam hangat,

@asriFit

IBU MUDA yang lagi koas 😛