7 prinsip IBU MUDA

Selamat pagi Indonesiaaaa ^^

SEMANGAT SENIN !! Hap hap hap..

Hari ini saya berangkat pagi sekali karena ada jadwal diskusi dengan dosen. Jam 6 sudah di kampus.. dan sms dari dosen bilang, “Maaf jadwalnya diubah, saya harus ke Jatinangor. Diundur yaa jadi hari Rabu. Kasih tau temen lainnya.”

Happy happy nyesek sih. Happy karena bisa nyiapin ilmu lebih banyak sebelum diskusi, tapi yaaa nyesek aja udah berangkat pagi buta tapi diundur.

Well, saya jadi punya waktu kosong untuk update blog. Alhamdulillah.

Postingan kali ini saya mau bahas 7 prinsip IBU MUDA yang udah saya konsep kemarin. Prinsip yang akan saya terus pegang dan jalani. Melalui blog ini saya akan membagikan apa aja 7 prinsip itu. Semoga bermanfaat yaaa 🙂

Oiya, sebelum membahas 7 prinsipnya.. Saya mau cerita dulu kenapa saya punya program IBU MUDA ini. Sebagai ibu muda, saya ngerasain banget susah senangnya adaptasi dari masa single menjadi masa double dan triple. Biasa ngurus diri sendiri, ini harus ngurus anak dan suami. Tidak mudah pasti, tapi yaa harus dijalani. Ujung perjalanan sudah ada surga yang menanti. Tapi gimana sih biar tetap happy menjadi aktifitas menjadi IBU MUDA… Yuk kita coba praktekkan 7 prinsip ini.. Kita coba bareng-bareng untuk menjadi IBU MUDA yang berkualitas. Cantik hati dan perangainya, menawan prestasi dan pencapaiannya. Untuk Allah dan keluarga tersayang. Mangga bu-ibu, check it out 😉

 

______

1. YAKIN

Semua pencapaian yang sekarang saya dapat dihasilkan karena sebuah KEYAKINAN yang kuat. Keyakinan bahwa ALLAH selalu memberikan jalan kebaikan dan kemudahan untuk setiap hambaNya yang punya rencana kemenangan. Tanpa disertai KEYAKINAN di awal, kita tidak pernah mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita akan habis darah dan semangat di tengah jalan, dan keyakinan terbaik adalah menggantungkan diri hanya pada ALLAH saja. Kalau kita gak yakin sama Allah, sudahlah susah saja hidup ini. Allah Maha Mendengar doa dan Maha Melapangkan jalan, apapun ingin.. apapun harap.. Allah akan kasih jika memang itu baik untuk kita. Jadi, sudah sejauh apa YAKIN kita sama Allah?

2.GESIT

Gak ada kesuksesan dan pencapaian yang didapatkan dengan bermalas-masalan. Ketika kita menjadi seorang istri, utamanya menjadi seorang ibu, udah deh itu hapus kata MALAS dari kamus hati kita. Sudah saatnya kita malas untuk bermalas-malasan. Setiap tenaga yang dikantongi, jadikan itu sebagai bahan bakar untuk menciptakan karya demi karya. Gak ada lagi duduk diem depan tv atau selonjoran di balik bantal dan selimut. Ibu muda harus gesit gerakannya. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menyelesaikan setiap tanggung jawab dan tugas. Istirahat sebentar, lalu kembali melakukan perubahan. Dunia adalah tempatnya berlelah diri, hadapi hayati nikmati 🙂

3. CERDAS

Kemenangan di dunia didapat dengan ilmu. Kemenangan di akhirat pun diraih oleh ilmu. Lalu sudah sejauh mana ilmu yang kita miliki? Ibu muda itu harus CERDAS dan MELEK dengan perkembangan zaman. Tingkat percaya dirinya harus tinggi agar tidak mudah letoy digerus masalah yang datang. Harus secure dengan apa yang dipunya. Jangan keasikan sama malu dan minder, rugi sendiri loh sister-sister ^^

4. SEHAT

Mau kita sekeren apapun pemikiran kalau tubuh kita ringkih. Gaya hidup dan pola makan kita berantakan, gak akan ada fungsinya. Kesehatan raga, apalagi jiwa mutlak harus ada. Sehat apa yang dimakan, apa yang diminum. Sehat lingkungannya, sehat pemikirannya. Siapa coba wanita apalagi ibu muda yang gak pengen badannya sehat, bugar, seger, cantik, dan langsing?? Siapa yang gak mau?? Semuanya pasti mau, tapi gak semua mau menjalani pola hidup sehat. Yuk bareng-bareng kita belajar jadi SEHAT ^^

5. DISIPLIN

Bohong banget kalau ada orang sukses tapi dia gak disiplin dengan apa yang sudah dia rencanakan. Disiplin adalah perilaku Rasul yang mutlak harus dicontoh. Disiplin adalah pribadi seorang muslim. Jadi kalau hidup kita belum disiplin dan tertib, kita belum menjadi muslim yang seutuhnya. Banyak perbedaan besar yang terlihat antara orang yang displin dan yang tidak. Kamu pilih mau jadi yang mana?

6. KAYA

Ibu sebagai manager keuangan tentu haru membekali diri dengan pengetahuan perencanaan keuangan yang baik. Kalau sudah mampu mengatur uang, insya Allah standar cukup itu bisa dipenuhi. Bukan hanya itu saja, wanita juga harus punya keahlian untuk mencipta mesin uang. Wanita harus kaya dengan tangan sendiri, jaga-jaga kalau ada kemungkinan buruk yang terjadi. Perkaya ilmu dengan keahlian bisnis. Kita wajib kaya agar belanja gak pake cicilan. Kita wajib kaya agar bisa mendidik generasi masa depan tanpa cemas dengan urusan finansial. Kita wajib kaya agar banyak hal bisa kita lakukan tanpa khawatir kekurangan uang. Kita buat PIPA REZEKI nya, urusan Allah yang mengalirkannya.

7. PEDULI

Sebaik-baik manusia adalah ia yang BANYAK MAFAAT nya. Wanita diciptakan Allah dengan sentuhan rasa yang luar biasa. Wanita bisa menyentuh empati dengan mudah. Wanita diberi anugerah kepedulian, jadi kalau itu gak digunakan dengan sebaik-baiknya, untuk apalah Tuhan menciptakan wanita? Peduli peduli peduli! Mudahkan langkah, murahkan hati untuk berbagi.

 

7 prinsip tadi saya pun masih belajar untuk selalu mematuhinya. Kalau 7 prinsip itu sudah merasuk ke dalam alam bawah sadar… tentulah ALLAH bertambah sayang.

 

Tetap semangat, tetaplah menjadi PRIBADI HEBAT!!!

 

Salam hangat,

 

IBU MUDA

@asriFit

 

Biar Siap Nikah

Image

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Selamat pagi !

Banyak para singlewan dan singlewati yang menanyakan “Bagaimana sih caranya biar kita siap menikah?” Pertanyaan itu yang sering saya dengar ketika mereka curhat. Menikah, siapa sih yang tidak menginginkan? Tapi masalahnya hampir semua dari kita gak tau apa indikator kesiapan menikah. Pada tulisan kali ini saya coba sharing beberapa hal agar diri kita SIAP memasuki gerbang pernikahan.

Seperti biasa, apa yang saya tulis karena dari pengalaman sendiri dan hasil analisis sana-sini. Bukan teori mutlak, tapi semoga tetap bermanfaat ^^

Kesiapan pernikahan ternyata memang tidak bisa dideskripsikan oleh kata, meski ada prosedur teknis yang bisa dijalankan, tapi KEYAKINAN sepenuhnya untuk menikah itu emang gak pernah ada. Itu sih yang saya rasakan waktu awal mau nikah. Mau istikharah pun tetep aja masih ada keraguan. Meski sudah menghitung hari. Dan ternyata memang kesiapan menikah yang PENUH tidak bisa kita dapatkan selain dengan MENJALANINYA saja. Continue reading

Arisan IBU MUDA. Mau?

Halooo ibu-ibu!!

Ada pengumuman penting nih buat IBU MUDA 🙂

Tau gak sih ketika kita menikah, rasa dan warnanya dunia langsung beda? Ada kalanya bikin happy banget, tapi ada saatnya bikin sedih galau dan nyebelin. Peran yang berubah dari seorang wanita single menjadi ibu yang superluarbiasa tanggung jawabnya gak sedikit bikin stress dan down banget. Tenang bu, semua wanita ngerasain ke-bete-an itu. STRESS dan gak tau arah *kayak lirik lagu*

Terutama seorang IBU MUDA yang kiprahnya di dunia rumah tangga masih sebagai PEMULA. Gak jarang yang depresi dan pengen berlari. Tunggu dulu, sebelum lari peregangan dulu biar gak kram otot *EH

Jangan lari, bu… Apapun dan serumit apapun masalahnya… Yuk sini kita kumpul bareng!

Saya mau ngadain ARISAN nih! Hihihi ARISAN IBU MUDA. Insya Allah program ini bertujuan untuk tebar manfaat berupa ilmu tentang kewanitaan (terutama dunia ibu muda), silaturahim, dan juga itung-itung nabung cynn..

#ArisanIbuMuda ini akan dilaunching tanggal 11 – 12 – 2013. TERBATAS hanya untuk 20 orang aja!! Berikut syarat dan ketentuannya:

  1. Usia 21-35 tahun
  2. Sudah Menikah (disarankan sudah punya anak, belum juga gak apa-apa)
  3. Domisili BANDUNG dan sekitarnya (Cimahi, Bandung Barat, dan Jatinangor)
  4. Iuran arisan per bulan Rp. 100.000,-
  5. Bersedia datang di setiap undangan arisan yang diadakan 1 bulan sekali
  6. Bersedia menyediakan tempat (jadi tuan rumah) untuk acara arisan*
  7. Mengisi formulir di sini
  8. Siap BELAJAR dan BERUBAH jadi lebih baik ^^

Gitu aja kok syaratnya… Inget yaa TERBATAS hanya untuk 10 orang ajaa!

INFO LENGKAP: sms 0812 2702 3499 | add pin 26956FF6

*peraturan untuk menjadi tuan rumah akan dibahas ketika sudah ada tim arisannya (fleksibel)

Yuukkk segera, jangan keburu abis kuota timnya. RUGI gak nanggung yaaa 😛

Info Penting untuk Indonesia

Subhanallah gak kerasa udah hari ke-9 ajaa. Seneng banget rasanya bisa ‘jalan-jalan’ ke seluruh Negara ASEAN lewat sebuah tantangan menulis tentang kondisi negara-negara tersebut. Berbeda dengan 9 hari yang lalu, saya saat ini jauh lebih mengenal apa itu Komunitas ASEAN. Dulu taunya cuma ASEAN-nya aja dan hanya sebatas hafalan pelajaran ilmu sosial hehehe.

Terima kasih asean blogger ^^

338076-sultan-of-brunei-amp-039-s-palace

Brunei Darussalam | Negara kecil berpenghasilan besar

sumber gambar

Tema hari ini mengenai hasil konferensi yang ke-22 di Brunei Darussalam. Negara Brunei Darussalam sendiri adalah Negara dengan prestasinya di bidang ekonomi. Salah satu sumber menyebutkan bahwa Negara Brunei Darussalam merupakan negara dengan Indeks Pembangunan Manusia tertinggi ke-2 di ASEAN setelah Singapura, dan pada tahun 2011, IMF menyatakan bahwa negara ini adalah salah satu negara yang memliki hutang publik  dari PDB Nasional di angka 0%. Forbes pun mengatakan bahwa Brunei menempati peringkat ke-5 dari 182 negara penghasil minyak dan gas alam. Kereeen. Begitu deh negara ASEAN, setiap dari negaranya memiliki kekuatan dan prestasi yang gemilang di mata dunia. Apa jadinya kalau disatukan? Continue reading

Sodorin #wiRABUsaha untuk Laos

Haihaihaihaiiii!

Waduh, maaf baru sempat posting lagiiii 😦

Kemarin kakek meninggal dunia. Jadi belum sempat banget pegang laptop. Saat itu kebetulan lagi ada acara seminar di Jakarta dan langsung terbang ke Bandung. Berhubung saya cucu wanita paling besar, jadi cukup hektik bantu ini itu di rumah Kakek… Mudah-mudahan meskipun telat tetep bisa jadi manfaat ^^

Baiklah! Tema hari ke-5 adalah tentang Laos.

Visi ASEAN 2015 adalah menjadi ASEAN komunitas tunggal, baik di bidang ekonomi mau pun politik. Laos, atau Republik Demokratik Laos, meski sudah bergabung dengan ASEAN sejak tahun 1997, namun baru membuka diri seluas-luasnya dengan negara lain pada tahun 2004, dan melakukan kerjasama di berbagai bidang. Peran Republik Demokratik Laos di ASEAN, bisa dikatakan belum banyak berkontribusi, tenggelam di bawah bayang-bayang negara ASEAN lainnya yang semakin maju. Dengan adanya Komunitas ASEAN, diharapkan Laos menjalin kemitraan yang baik dengan  negara ASEAN lainnya.

Wah, ada apa dengan Laos nih?

landlocked South East Asia

landlocked South East Asia

sumber gambar

Sebentar, saya ‘kenalan’ dulu deh secara virtual dengan Laos dari Mbah Google ^^ Continue reading

Sudah tau Candi Angkor Wat?

Ini adalah kontes blog pertama yang saya ikuti, topik utamanya tentang serba-serbi negara- negara di ASEAN. Well, itu bukan topik yang saya kuasai. Saya jadi sadar kalau pengetahuan umum dan budaya saya masih cetek. Hihihi.

Tema hari ini membahas mengenai kesamaan relief antara Candi Borobudur yang dimiliki Indonesia dengan Candi Angkor Wat di Kamboja. Wat??? *What maksudanya.. Saya baru denger kalau ada Candi Angkor Wat di Kamboja. Yeaaah… seluruh Candi di Indonesia aja belum tentu saya khatam hafal semuanya, jadi kaau baru denger Angkor Wat bisa dikatakan wajar ^^v

Eh, tau ga kalau menurut ahli sejarah, relief Candi Borobudur dan Candi Angkor Wat itu SAMA! Lalu? Yaaa apakah itu berarti bahwa kita dan Kamboja serumpun? Mengingat Candi Borobudur sudah lebih dulu  dibangun, 3 abad sebelum Candi Angkor Wat ada. Ehm. Kalau membahas apakah kita serumpun atau tidak dengan negara-negara di ASEAN, saya akan mengatakan IYA. Alasannya?

Continue reading

Salon Thailand Hadir di Indonesia

Siang yang terik tidak menyurutkan langkah saya untuk menyambangi sebuah salon perawatan tubuh yang cukup terkenal di kota Cianjur. Salon ini menurut saya adalah salon terbaik yang ada di kota, yang memiliki tata letak modern dan dengan perawatan yang bikin kangen. Iya, hari itu saya rencananya mau creambath. Biasalah wanita, ketika terasa penat di hati, salon selalu bisa jadi pasangan hidup yang mengerti untuk sekedar merelaksasi diri.

Wanita dan aktifitas salon itu seperti pria dengan hobinya, dua hal yang identik dan sulit terpisahkan. Jarang sekali kita menemukan jika ada wanita yang ogah memanjalan diri di salon, meski hanya sekedar maskeran rambut.

Kalau ngomongin tentang salon, semua ini balik lagi ke gaya hidup wanita itu tersendiri. Ada wanita yang sudah menjadikan kegiatan menghabiskan waktu di salon adalah kebutuhan sekundernya, atau bahkan primer. Tapi sebagian banyak dari kami, berkunjung ke salon adalah pilihan terakhir. Ketika keuangan rumah tangga sudah aman, meski hanya mengeluarkan 35 ribu rupiah untuk menikmati salah satu pelayanannya.

Di tahun 2015 nanti, akan ada gebrakan dari ASEAN Economic Community (AEC 2015), di mana komunitas di ASEAN akan lebih bebas bergerak dalam setiap kerja sama ekonominya, hal ini tentu saja berhubungan dengan bidang perdagangan dan sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya.

Lah, terus apa hubungannya sama salon?

Well. Yang jadi pertanyaan adalah, kalau misalnya nih, di tahun 2015 nanti ada banyak salon bertaraf internasional menclok di sana-sini di setiap sudut kota di Negara Indonesia, gimana? Apa jadinya kalau mulai berdatangan pebisnis asal negri Thailand buka lapak di Indonesia?

Emmm. Emang ngaruh banget sama stabilitas negara? Emangnya kondisi ekonomi bakal langsung tergoyahkan?  Baik, sebelum ngomongin hal yang ribet, saya kemarin iseng googling melihat perbedaan nyata antara salon di thailand sama di Indonesia. Ah, gak jauh beda. Justru Indonesia selalu lebih apik menyajikan salah satu menu perawatan bagi para kaum hawa ini. Selalu bikin mupeng untuk dikunjungi, yaaa cumma terbatas kondisi dompet aja sih.

Meskipun Indonesia sudah berkembang menjadi negara yang memiliki semakin banyak penduduk kelas menengah, penawaran salon bergenre Thailand bagi saya tidak akan membuat kami para wanita Indonesia langsung berpaling hati. Mencoba sekai dua kali sih mungkin saja, tapi kalau untuk jadi langganan tiap bulan? Ah sepertinya tidak. Bagaimanapun, aktifitas nyalon itu sifatnya sangat pribadi. Kalau udah cocok sama yang satu, susah untuk pindah ke lain hati. Apalagi kalau udah kenal sama terapis atau kapsternya. Buat nyalon kok coba-coba 😛

Jika dibuat presentasinya, angka wanita yang bersedia mengeluarkan sejumlah uang untuk mencoba nyalon dengan brand luar negeri menunjukkan angka yang kecil. Udah ada penelitiannya? Belum sih…

Tapi coba deh liat gambar di bawah ini.. Gambar ini adalah salah satu sample yang epic tentang salon perawatan tubuh di Indonesia, di salah satu resort antara Bali dan Sumbawa.

MUPENG ABIS!

Kalau mau googling (lagi), interior design salon perawatan tubuh antara Indonesia dan Thailand gak beda jauh kok.. Seperti layaknya pelayanan body spa di negara-negara Asia Tenggara pada umumnya, jadi yaa akan sangat kompetitif juga ke depannya 🙂

Wel.

Kesimpulannya adalah, jikapun ada berbagai salon yang dikirim langsung dari Thailand, apalagi itu bertaraf internasional, pangsa pasarnya tentu bukan seperti saya yang tinggal di pinggiran kota yang hanya rela ngeluarin duit paing banyak 150 rebu untuk pelayanan salon. Target pasarnya tentu buat para wanita sosialita yang pengen nyoba sesuatu yang baru, dan saya yakin kalau para sosialita Indonesia itu akan lebih jatuh cinta dengan treatment salon dari negri sendiri. Kok yakin? Iyalah, orang turis-turis aja pada dateng ke Indonesia karena tertarik dengan penawaran body spa-nya. Lalu untuk apa khawatir?

Asal pinter-pinter milih tagline dan strategi marketing aja..Nah, coba intip plang salon Thailand yang satu ini ^^

Tapi, Indonesia sudah mulai tumbuh karena generasai kreatif yang sudah melek akan bisnis, kalau urusan salon-menyalon mah keciiiiil ^^ *pede sendiri

Nah, kalau kamu sendiri harus milih mau dateng ke salon merk Indonesia, atau kiriman dari Thailand? ^^

#10daysforASEAN #day1

Salam hangat,

@asriFit

IBU MUDA INDONESIA

Ibu Muda

Ibu muda berlebara

Kemarin suami saya berkunjung ke blog saya, bukan buat baca… Emang ngeliatin onderdil si blog. Dia komentar ini itu.

“Itu foto profilnya ganti dong. Alay banget. Ganti sama yang terkini, kamu lagi sama Kanin..”

“Ini judul widgets-nya gak enakeun…”

“Kok rame banget sih side bar-nya, hapusin aja yang gak terlalu penting.”

“Kenapa Nyonya Bisnis sih namanya?”

Daaaan masih banyak lagi komentar lainnya yang bikin saya permakin blog sana-sini. Kalau bukan suami sendiri, mana ada saya rela ngelayanin komentarnya. Hehehe. Gimana pun komentar suami saya suka bagus, jadi yaa nurut ajaa. Walhasil banyak perubahan di blog ini. Buat yang gak sekali atau dua kali ke sini mungkin sedikit ngeh dengan perubahan sana sini.

Continue reading

Sederhana Tidak Mudah

Saya masih ingat sampai sekarang tentang fakta yang diutarakan oleh Bapak @noveldy seorang pakar pernikahan, bahwa sederhana itu tidak sama dengan mudah.

Bener ajaa. Hal yang sederhana, yang rumusnya tidak butuh algoritma yang rumit, ketika pelaksanaannya malah butuh perjuangan yang tidak sedikit. Contohnya seperti rutinitas sebagai ibu rumah tangga.

Bangun tidur- membereskan rumah- menyiapkan makanan untuk keluarga-dan hal-hal kecil lainnya. Sangat sederhana.. Tidak perlu membutuhkan IQ tinggi untuk paham dan mempraktekkannya.

Bayangkan, hal yang sederhana seperti itu banyak di luar sana para ibu yang mengeluh dan merasa lelah yang amat sangat, apalagi hal yang ribet daripada itu?

Continue reading

Curhatan Ibu Rumah Tangga

Entah kapan tepatnya, saya pernah menulis via jejaring sosial tentang kebahagiaan saya menjadi #FulltimeMom di akun @asriFit. Twit yang sempat kena senggol RT dari akun publik @TweetNikah mendadak ruaaameeee bangeeeet. Banyak para wanita, baik yang lajang, menikah tapi belum punya anak, sudah punya anak tapi bekerja di kantor, dan para #FulltimeMom tentunya. Mereka mayoritas mengamini tentang pendapat saya kalau wanita itu lebih enak diem di rumah aja ngurus anak. Emmm hampir semua sih…

Saya yang (sebenernya) lagi jenuh dengan rutinitas #FulltimeMom jadi semangat lagi. Bener-bener semangat, bahwa ternyata pilihan yang saya ambil banyak yang mendukung.

Well. Cerita ternyata gak sampai di situ. Allah kasih cara untuk mendidik saya lebih yakin dan tangguh untuk menjadi the real #FulltimeMom.

Seperti yang selalu suami saya bilang, apapun pilihan kamu, pasti ada konsekuensinya.. selalu ada harga yang harus dibayar. Selalu ada pengorbanan yang harus ditempuh.

Emmm, dan ini satu cerita tentang #FulltimeMom versi Bunda-nya Kanin ^^

Continue reading