Tahun Ketujuh.

IAda cerita apa di tahun ketujuh ini?

Ada banyak hal baru yang saya baru tau dari Mas Indra Purnama Irawan. Sesuatu yang bikin sebel tapi setelah dipahami lebih dalam, sesuatu itu yang bikin saya butuh dia dan merasa lengkap hidupnya bersama dia. Getekkk loh nulisnya juga hahaha.. Dan juga linu kalau inget bagaimana kami melewati berantem-berantem heboh beberapa bulan kemarin.

Happy anniversary  yang ketujuh Aa. Terima kasih sudah sangat sabar menemani (terutama menemani sekolah profesi yang belum juga selesai hihi). Gatau mau nulis apa da asa udah lebih banyak ngobrol langsung sama kamu sekarang mah ehehe. Masih banyak PR bersama yang harus kita kerjain bareng-bareng. Masih banyak puzzle berantakan yang harus kita selesaikan bareng-bareng. Semoga sampai maut memisahkan. Karena kalau bukan sama kamu…. belum tentu jadi aku yang sadar penuh dengan hidup.

Tahun ketujuh adalah tahun persiapan untuk baby number 2 dan aku yang harus BENERAN lulus!

S M G T 🙂

Advertisements

Tahun Keenam: Little Sweet Escape

Hari itu hari cukup galau dan ngeselin, pasalnya… cieee pasalnya… hari itu datang ke RSGM dan kembali gak ada kerjaan lagi. Bete. Melipir aja deh ke kosan temen, numpang bobo siang aja deh biar tetep ada agenda. Wkwkwk agenda apaaaaan itu tidur siang haha. Di kosan temen, ikutan leyehan dulu, buka-buka sosmed dan sukses dibikin mupeng sama temen yang baru kewong kemarin, apalagi kalau bukan foto-foto menyiksa mata berisi snapchat selama honeymoon. Yaampooon maafkan aku ya Allah.. Aku  iriii. Aku siriiikk..

Lalu iseng nge-screen capture dan berniat ngirim kode ke suami. Tom, Cabe butuh liburaaan.

Dan surprisingly, pas mau japri Tomat a.k.a my suami, dia udah ngirim pict hotel booked untuk tanggal 30 September. He said that “Ini kado buat anniversary 6 tahun. Aku sekalian ambil cuti.”

WHAAAATTTTTT… Kebahagiaan macam apa iniiiii… Ya Allah… aku refleks norak loncat-loncat dan teriak gak jelas. Saking happy nya.

Masih gak percaya tapi ini semua benar adanya.

Continue reading

Tahun Kelima

2 oke

Malam ini saya iseng buka folder “Musik”, cari-cari folder dengan judul “achiindra”. Folder yang isinya lagu-lagu kiriman Pak Indra ke saya dan sebaliknya ketika kita memulai percakapan di penghujung hari, di lepas penat dia ketika saya dan dia selesai dengan rutinitas harian masing-masing, saya yang masih kuliah dan dia yang sibuk ngotak-ngatik angka di file excelnya.

Setiap sore, atau setiap jeda waktu yang ada kami memulai semua ini dari obrolan ringan via Yahoo Mesengger. Tanpa ada ikatan yang kata anak muda namanya ‘pacaran’, kami hanya sekedar bertukar pikiran melepas lelah sambil memutar lagu yang kami saling rekomendasikan. Siapa sangka, 6 tahun setelah itu, saat ini, kami sudah berganti status, bukan hanya pacaran… tapi sudah menjadi sepasang suami istri dengan satu anak lucu imut cerewet dan menggemaskan.

Ahhh time flies so fast! Kalau ditanya kok bisa dan gimana ceritanya bisa jadi nikah sama temen chatting? Yeaaa panjang lah gaes.. Pernah saya ceritain juga sih di blog ini gimana saya bisa jatuh hati sama bapak cerdas, jago main alat musik, dan juga lempeng ini. Hehehe..

Gak kerasa 5 tahun sudah saya membangun hidup bersama dia… Banyak sekali potongan puzzle yang sudah kami temukan bersama. Merangkum pesan Tuhan dan mengubah hidup lebih baik bersama.

Di awal pernikahan, saya sempet down… Apa yang saya bayangkan tentang pernikahan ternyata berbeda dengan apa yang saya jalani. Amat sangat berbeda. Apalagi saat itu saya menikah di usia yang cukup muda. Ketika fokus utama masih harus selesaikan kuliah, ini udah harus mikirin lika-likunya hidup berumah tangga. Menikah muda tidak semudah yang saya pikirkan..

Haaah… perjalanan untuk meraba dan menapaki arti sebenarnya dari pernikahan pun saya coba telusuri satu per satu.. Dengan perbedaan karakter yang ada, saya mencoba memadukan setiap potongan puzzle yang terserak.

5 tahun adalah waktu yang cukup bagi saya untuk melihat gambaran umum mau dibawa kemana semua ini, lewat berbagai peristiwa dan konflik yang ada di antara kami…

Saya bersyukur banyak. Saya belajar amat sangat. Gak kebayang kalau dulu ga ambil keputusan menikah muda, akan ada banyak hal yang tidak saya dapat dalam 5 tahun ini. Apalagi ketika Allah mempercayai bayi tumbuh di rahim saya, pembelajaran hidup benar-benar dimulai..

Ulang tahun pernikahan selalu menjadi momentum yang indah untuk mengenang kembali janji suci yang kami ikrarkan bersama di depan Papa, bapak penghulu, dan ribuan malaikat yang menyaksikan. Saya semakin mengerti tentang arti CINTA yang sebenarnya, tentang tujuan pernikahan yang sebenarnya..

Saya merasakan cinta justru ketika berjuang meredam ego untuk bisa memahami apa yang tidak bisa saya lihat dari mata kepala saya sendiri. Saya merasakan cinta justru ketika dia bertingkah begitu menyebalkan dan mengesalkan, entah kenapa justru di sana lah rasa syukur itu datang… rasa cinta itu semakin berkembang.

Perselisihan yang tidak pernah ada ujungnya ternyata di situlah cinta kami saling terpaut. Saat kekecewaan hadir, ternyata di situlah cinta datang untuk menjelaskan apa saja yang tersembunyi dan belum sepenuhnya kami pahami.

Saya gak pernah bisa ngebayangin kalau bukan dia yang jadi pasangan hidup saya. Betapa sabarnya, betapa tenangnya, betapa dewasanya menghadapi setiap kelemahan dan kekurangan saya.

Terima kasih Allah atas karunia selama 5 tahun ini. Dalam isak tangis sedih, dalam geram amarah, dalam kesal membara.. selalu terselip bahagia dan cinta untuk kamu A.. Aku gak akan bergerak jauh dari pusat tata surya kamu.. aku akan terus nemenin kamu.. sampai nanti, ketika Allah memanggil kita pulang dan istirahat tenang.

Happy 5th wedding anniversary pacar seumur hidupku :*

CiumBasah,

Your Be

Satu Tahun Kanin

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Dear Kanin…

1 tahun yang lalu di hari ini, 22 Mei 2012 Bunda untuk pertama kalinya merasakan kesakitan yang amat sangat. Kesakitan yang juga dirasakan oleh Nin, dan para ibu lain yang sudah tidak sabar untuk memeluk buah hatinya yang selama ini tumbuh besar dalam rahimnya.

1 tahun yang lalu, Bunda begitu gusar karena harus menunggu 2 hari dengan sakit yang tidak bisa dideskripsikan oleh kata untuk nunggu Kanin keluar, mengeluarkan tangisan yang memecah haru dan suasana. Continue reading

Surat untuk Kanin

 Bismillahirrahmaanirrahiim..

Hai Kanin, Assalamu’alaikum wr wb…

Selamaaaat Pagiii Cantiiikkkk 🙂

Begitu deh Bunda nyapa kamu kalau pagi-pagi liat kamu melek. Dan pagi ini, 2 Oktober 2012 adalah spesial untuk Bunda dan juga Ayah. Kamu harus tau yaa kenapaa, hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan Ayah dan Bunda. Sudah 2 tahun kami hidup bareng. Gak kerasa…

Nah, di ulang tahun yang kedua ini Bunda mau sedikit cerita yaa sama kamu. Mungkin di hari ini kamu belum ngerti sama sekali apa yang Bunda ceritakan, ahhh jangankan ngerti, baca pun belum bisa. Ya iyaaa la, kamu masih berumur 4 bulan Nak ^^

Kanin sayang, Bunda mau cerita tentang sebuah pernikahan. Yayaya… itulah topik yang selalu membuat Bunda tertarik untuk membahasnya, dan hari ini bertepatan dengan hari istimewa 2 tahun yang lalu, Bunda #Menikah dengan Ayah-mu. Ayah kamu yang paling ganteeeeng sedunia *tulisan berbayar* hehehe.. Continue reading

bersamamu, seumur hidupku…

panganten anyar

I’ve been married.. for almost one month. Wow! It’s already cool. Sampai sekarang saya suka amaze sendiri dengan status baru ini. Banyak hal yang sudah saya lewati bareng dia padahal, haloo.. ini baru satu bulan…

Setiap pasangan yang sudah menikah kebanyakan gak akan nyangka dengan siapa dia akan menikah, even udah pacaran berapa abad, tetep aja, setelah menikah, deep in their heart, they always say these words: Ya ampun.. Ga nyangka deh aku (akhirnya) nikah sama kamu. -kata yang diberi tanda kurung adalah untuk siapa saja yang sudah mengalami fase pacaran yang cukup lama sebelum mereka menikah-

Well, itu pun terjadi sama saya. Saya menikah dengan pria yang emmm.. sama sekali gak pernah terbayangkan bakal jadi suami saya, teman hidup saya. SAMA SEKALI GAK NYANGKA. Kita gak pernah satu TK, satu SD, satu SMP, satu SMA, satu universitas, satu tempat kerja. Bahkan satu perkumpulan. We’re reconcilable by destiny. It such a serendipity.

Saya gak perlu menceritakan bagaimana saya bisa kenal dan akhirnya memutuskan untuk mau dilingkari jari manisya oleh cincin yang dia beli dengan tabungannya sendiri. Terlalu panjang dan rumit. Like I said before, my love with him is a destiny.

Hukum ketertarikan yang membuat saya menjadi istrinya dan sebaliknya. Di awal saya dekat dengan suami, ada hal yang berbeda ketika saya mengenal seorang pria. Banyak yang bertanya ke saya tentang gimana sih caranya tau kalo seseorang itu the trully someone special buat kita, the endless love-nya kita? Saya gak bisa jelaskan secara detail karena yaa itu perasaan yang amat sangat abstrak. But the keyword is apapun kelebihan dan kekurangan yang dia punya, selalu membuat saya jatuh cinta. Oke, terdengarnya amat sangat gombal tapi ya itu yang saya rasakan. Apa yang ada dalam diri seorang Indra buat saya menarik. Garingnya, analisis tidak pentingnya, lempengnya, kreatifitasnya, spontanitasnya. Everything! Mungkin jika dibandingkan dengan kebanyakan pasangan muda saat ini, saya adalah orang yang hanya membutuhkan waktu yang sangat singkat untuk yakin dengan seseorang dan tanpa menunggu lama, i’ve choosen to marry with him. Saya menemukan diri saya dalam diri dia.Yaaa semuanya berjalan secara spontan likes opening the soda’s bottle cap, PLOP! Just the simplest way for the biggest part of my life.

Continue reading