Wajah Baru KIMI 2021

Halo Sister!

Salam kenal namaku Asri Fitriasari atau biasa dipanggil Achi, Buponnya KIMI. Ibu dua anak dan seorang dokter gigi yang dalam setahun ke depan akan menemani kamu berpetualang ke dalam diri untuk mencari apa yang kurang dan perlu diperbaiki, apa yang hebat dan perlu disyukuri. Pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan mengenai KIMI sebelum teman-teman semua mendaftar menjadi anggota barunya.

1. Apa sih KIMI?
KIMI atau Komunitas IBUMUDA Indonesia adalah wadah bagi para wanita yang ingin berproses untuk mengenali dirinya sendiri. KIMI tidak akan membahas issue seputar pernikahan, kehamilan, melahirkan, atau parenting. Jikapun dibahas, poin utamanya kembali lagi terhadap pengenalan diri sendiri. Bagaimana caranya menjadi istri yang percaya diri. Bagaimana caranya menjadi ibu yang bisa berdamai dengan kondisi. Bagaimana caranya menjadi wanita yang merasa utuh dan juga tangguh.

2. Siapa saja yang boleh gabung KIMI?
Wanita. Usia maksimal 40 tahun. Tidak masalah sudah menikah atau belum. Tidak masalah belum punya anak dan berapapun jumlah anaknya. Tidak masalah wanita bekerja atau hanya aktif di rumah. Oiya, jika kamu belum berhijab, isokey untuk masuk KIMI yaa. Karena meski terlihat banyak sekali anggota yang berhijab, KIMI sangat terbuka juga untuk kamu. Jadi tidak usah khawatir.
Keanggotaan KIMI tidak berbatas domisili. Di manapun kamu, boleh banget gabung KIMI. Karena kegiatannya banyak dilakukan secara online, via grup WA dan ZOOM. Selama siap berproses untuk kenalan ulang sama diri sendiri, hayuk!

3. Apa saja kegiatan KIMI?
Ada 3 kegiatan yang menjadi ciri khas bagi Bebo KIMI (sebutan member KIMI), yaitu RUANG CERITA, LENTERA HIKMAH, KIMI CHALLENGE, dan MELIHAT. Kita bahas satu persatu yaa, mohon disimak dan dibaca baik-baik.

  • RUANG CERITA

Ini adalah kegiatan dimana member diberikan ruang dan waktu untuk menceritakan kisahnya di grup WA KIMI dengan moderasi tertutup yang akan dipandu oleh TIM KIMI agar menjadi obrolan hangat dan diskusi yang nyaman untuk semuanya, diharapkan dari kegiatan ini kita bisa saling memahami dan belajar dari kondisi setiap orang dengan latar belakang dan strugglung yang berbeda.

  • LENTERA HIKMAH

Sebuah diskusi interaktif seputar topik-topik SELF AWARENESS yang akan dipandu langsung oleh saya

  • KIMI CHALLENGE

Tahun ini cukup berbeda karena KIMI Challenge hanya diberikan bagi member yang mengambil program Kelas Intensif. Tujuannya adalah agar maksud dari Challenge ini benar-benar dirasakan oleh setiap member yang mengerjakan. KIMI challenge adalah tantangan yang diberikan setiap bulan untuk mengasah dan membantu proses pengenalan diri. Challenge ini berbeda setiap bulannya dan selama proses challenge, akan dilakukan pembahasan dan sharing tentang topik-topik seputar pengenalan diri yang disadari saat mengerjakan challenge. Pada tahun ini Challenge dibagi menjadi 3 tema besar, yaitu OLAH RASA, SIMAK DIRI, dan BELAJAR HIDUP.

  • MELIHAT

 MELIHAT, singkatan dari Melingkar Sambil Curhat. Acara offline yang khusus diagendakan untuk wadah berbagi curahan hati secara live, dalam rangka saling mengingatkan dan menguatkan sekaligus jadi ajang silaturahmi sesama member KIMI. Sementara ini hanya diadakan ketika kondisi dan situasi memungkinkan aman, terkait pandemi dan biasa diselenggarakan di kota Bandung dan Bogor.

KIMI juga akan mengadakan kelas-kelas khusus secara offline untuk umum yang mendukung pemberian materi seputar Self Awareness dengan narasumber yang sudah terkurasi di setiap akhir Trimester.

4. Apa manfaat yang bisa saya dapatkan dengan bergabung dengan komunitas ini?

Selain tergabung dalam grup WA KIMI dan mengikuti rangkaian kegiatan online KIMI selama satu tahun, kita akan bertemu beragam wanita dari berbagai macam latar belakang dan kondisi hidup. Kita akan bertemu dan belajar dengan begitu banyak sudut pandang. Mengenal perspektif baru dalam hidup. You will find sisterhood of your soul 🙂

5. Apa yang membedakan KIMI dengan komunitas lain?

Meskipun diberikan judul IBUMUDA, KIMI justru tidak banyak membahas topik seputar seorang ibu, seperti pernikahan, kehamilan, melahirkan, atau pengurusan anak pada umumnya. KIMI khusus membahas tentang individu wanita itu sendiri, terlepas apapun statusnya. KIMI dibuat sangat eksklusif dan selektif karena akan banyak mendiskusikan hal-hal terkait kesehatan mental dan kondisi jiwa. Bagaimana mengenal siapa diri kita dan apa sebetulnya yang kita inginkan dan cari, serta apa tujuan hidup yang sebenarnya.

6. Apa syarat bergabung dengan KIMI?
Setelah membaca artikel ini, bagi yang berminat gabung, silakan membuka link berikut: FORM KIMI 2020 untuk info pembayaran dan pengisian formulir. Tunggu konfirmasi dari admin KIMI untuk diundang ke grup WA Angkatan 2021. Pada 2 minggu pertama, kami akan menjelaskan dan mengenalkan lebih rinci dan dalam tentang KIMI itu sendiri, sekalian adaptasi dengan suasana grup WA KIMI. Siapkan jiwa untuk menggali jati dirimu sendiri. Bismillah!

Profil dan gambaran materi KIMI silakan kunjungi akun Instagram @ibumudaindonesia

Sepeda Baru Kanin

Kemarin, tanggal 26 Mei 2018 akhirnya saya dan Tomat berencana beliin Kanin sepeda baru dalam rangka usianya yang sudah beranjak 6 tahun, biar pas berangkat kuliah gaharus naik transportasi publik (eh, belum yaaa)

Kanin sebetulnya sudah dijanjikan beli sepeda di Mei tahun lalu cuma yaaa karena satu dan lain hal (alasan supercliche hahaha), jadinya baru tahun ini. Kadang suka baper aku nya, meni asa telat beliin dia sepeda. But yaaaa semua itu akan terjadi indah pada waktunya, selayaknya lulus koas drg, am I riteeeee???? Hahahaha plakkkkk!

Niatnya berangkat ke jalan Veteran (pusat jajanan sepeda ter-hits di Bandung) dari pagi-pagi biar dzuhur udah ada di rumah lagi. Soale hari Sabtu bokkk.. Bandung tea kalau weekend skeri banget jalanannya, tetapi sayang disayang saya-nya bangun telaaaat heuheu. Abis shubuhan tepar dan baru ready stock buat caw justru pas udah dzuhuran bahahaha ~

Saya cuma berdua aja sama Kanin ke Veteran berhubung Tomat mau siap-siap di rumah karena sore harinya ada bukber temen-temennya doi. Ketika keluar rumah nginjek gas, saya sudah menyiapkan mental…. it gonna be machetos dan panasos di jalan. Bismillah we lah, demi anak, sayang anak sayang anak.. Udah janji tea, pantang mundur hanya karena macet dan panas.

Tetapiiiii ternyata bukan karena panas atau macet ujiannya… tetapi oh tetapi si aku tetiba salatri 😭😭 Keringet dingin, mual, puyeng, dan sebagainya… di TENGAH KEMACETAN. Saya emang ga puasa karena sedang menyusui tapi tadi juga ga sempet makan siang karena rusuh. Dan fatalnya lupa bawa cemilan laaah. Dodol.

Untung Kanin nya tibra tidur di kursi belakang, jadi saya bisa fokus menenangkan hati menghadapi salatri sendiri. Eh buat yang gatau salatri, itu adalah gejala telat makan dan semacam kayak masuk angin gitu. Sungguh gaenak pokoknya mah…

Nyampe Veteran saya harus cepet cari makan ini sih. Asa ga lucu kalau keterusan pingsan. Masa nyetir pulangnya sama Kanin, dia belum nembak punya SIM soalnya. Emmm yakali lah..

Tapi agak galau juga kalau mau makan, soalnya Kanin kan lagi puasa. Saya asa gatega kalau makan sendirian sambil ditatap bocah yang kecenderungan kabita liat saya makan. Sungguh kondisi yang membingungkan, tapiiiiii suprisingly Kanin mengizinkan saya makan dulu dan selama saya khusyuk menikmati makan (bayangin deh muka ibu-ibu yang udah menerjang kemacetan Cimahi-Bandung dengan berbagai drama salatri ketemu sama makanan, mengharukan!), Kanin tidak goyah sama sekali. Dia asik aja bukain akun instagram di HP saya (padahal akunnya juga yang diliatin teh video2 makanan, you are rockssss Kanin!). Ga ada adegan rewel dan recet ngeluh-ngeluh lapar dan haus. Am so proud Bunda.

Setelah saya wareg makan semangkok yamin dan kuah baso beserta babatnya ditambah segelas es jeruk (yang dimana Kanin ga tergoda sedikit pun. Ku masih amaze), saya dan Kanin menyusuri setiap toko sepeda di jalan Veteran. My bad adalah ga sempet riset dulu merk apa yang bestseller dan kisaran harganya berapa. Jadi yaa blah bloh banget. Nanya-nanya nya tanpa data dan pedoman. Sangatlah jangan ditiru. Sangatlah bukan ibu-ibu sejati. Sangatlah bukan Tomat.

Sampai setelah nanya-nanya ke 4 toko, saya bisa ambil kesimpulan kalau merk yang saat ini best seller adalah PASIFIC. Mon maap ternyata W*im Cycle udah tutup pabrik bok! Meni sedih yaah. Dan merk F*amily yang iklannya sudah eksis sejak saya seusia Kanin pun masih lebih better kualiatasnya Pasific.

Sejujurnya saya gak jago nawar, jadi saya beli berdasarkan kenyamanan hati juga. Harga yang ditawarkan bisa sama, tapi kalau service Enci nya enakeun, yaaa saya beli di situ. Jadi, pertama saya muterin dan nanya dulu harga pasaran rata2nya berapa, udah dapet angka terkecil… cari yang penjualnya nyaman di hati. Karena manatau mau belanja lagi, atau butuh service… ga males buat balik lagi.

Alhamdulillah Kanin akhirnya punya sepeda baru. Pasific ukuran 16. Dengan harga deal di angka 800rb. Garansi 5 tahun.

Enci yang jualnya baik banget, mau ngejelasin secara terperinci dan ngasih gambaran kenapa mending beli Pasific sekalian. Yaaa daripada yang murah tapi bolbal service mah jatohnya keluar duitnya sama aja. Ner ugha Cii.

Kalau saya emang tipe yang liat dulu mana modelnya yang paling disuka, baru nanya harga. Bukan cari yang paling murah terus disuka-sukain sama modelnya. Berat… soalnya dipakenya bertahun-tahun. Saya ga percaya cinta tumbuh karena biasa dalam hal beli barang. Saya lebih percaya, cinta pada pandangan pertama, selanjutnya terserah Anda.

NAON SIH BUN hahaha

Setelah transaksi pembelian sepeda beres, saya dan Kanin dengan noraknya pake sepeda itu di trotoar jalan Veteran yang super lega. Mungkin emang sengaja buat test drive sepeda kali yaa. Dan tidak lupa sebagai manusia milenial zaman ini, kami pepotoan hehe.

Sekian. Semoga tulisan tentang beli sepeda baru ini bisa jadi info juga buat buibu yang mau beliin sepeda buat anaknya. Pasific is terbaik, Buk! Worth to buy.