Bagaimana Caranya Menjadi Wanita Hebat?

Bagaimana caranya menjadi wanita yang hebat? Bagaimana sih? 

Pertanyaan ini berputar di kepala ketika saya selesai jalan-jalan di sosmed para wanita yang menurut saya hebat. Langsung mupeng. Langsung baper. Kapankah saya bisa sehebat mereka jengjengjenggggg… Kapankah saya menjadi seorang wonder woman hahaha… *efek abis nongton layar tancep

Kalau kita mau flashback pada perjalanan hidup kita sejak lahir, masuk TK, jadi murid SD, SMP, SMA hingga kuliah… Lalu menikah dan punya anak. Atau apapun deh pokoknya cerita hidup yang sudah kita lewati dan sedang dihadapi, sebetulnya ada banyak fitur yang menggosok kita untuk menjadi hebat.

Fitur itu dinamakan konflik atau masalah.

Everyday we have to facing the problem. Setiap hari akan selalu ada drama kehidupan yang harus dihadapi dan diselesaikan. Tiap orang masalahnya beda, karena keinginan dan doanya pun beda. Fungsi masing-masing dari kita pun berbeda di dunia ini. 

Cuma yang sering bikin julid adalah…. (julid apa coba yaaa.. Emmm May I translate julid means complicated?? Hahaha ngarang aja sik..) adalah keengganan kita menghadapi konflik tersebut atau malah mendramatisir konflik yang ada. Playing victim. Merasa menjadi wanita paling malang dan paling hina sejagat raya. Merasa bahwa diri ini tak mampu menghadapi segala cobaan yang ada. Halaah…

Yessss, aku juga suka gitu soalnya bahahaha…

Because being a victim itu enacks Kaak. Kita gak harus pusing-pusing cari solusi atau pergerakan lahir dan bathin karena kita cukup menyalahkan kondisi atau orang lain. Yang harus berbuat dan berubah itu mereka, bukan saya. Yang harus do something itu mereka, bukan saya. Saya itu korban. 

Mungkin teori ini sudah terlalu cliche yaa. Bahwa memposisikan diri kita sebagai korban adalah salahsatu posisi yang salah dan tidak menawarkan kita jalan keluar.

Oke, balik lagi ke topik.. Bagaimana caranya menjadi wanita hebat? Bagaimana? Ayooo bagaimana…

Yaaa salahsatu caranya adalah berkenalan dengan konflik yang harus dihadapi. Sadari konfliknya apa, dimana posisi kita, dan apa yang bisa kita lakukan. Jika ada banyak konflik yang harus diselesaikan, pick your battle! Itu advice seorang Financial Planner favorit yang nempeeeel banget di kepala. Kenali konfliknya and then… Pick your battle! Mana dulu yang mau jadi prioritas dan harus segera diselesaikan.

Lambat laun tanpa kita sadari secara langsung, melalui konflik yang satu ke konflik yang lain, kita akan terlatih menjadi hebat dan dewasa setiap harinya. Pribadi yang matang itu karena ditempa, bukan terjadi begitu saja.

Konflik adalah moment of truth yang akan mengantarkan kita pada apa-apa yang kita minta. Semua butuh proses. Semua butuh waktu untuk menghadirkan sesuatu yang tadinya belum ada menjadi ada…

Haissh percayalah semua kalimat ini cliche. Hahaha..
Saya yakin Anda sudah tau ilmu ini. Bahwa setiap masalah yang datang adalah cara Tuhan untuk menempa kita menjadi sosok hebat yang kuat.

I just wanna tell to you (and strongly to my self…) bahwa masalah tidak akan membawa kita pada titik yang lebih baik ketika didramatisir dan kita tidak bergerak untuk mencari solusi yang bisa kita lakukan sepenuh kapasitas kita.

Bagaimana caranya menjadi wanita hebat?

Jangan lebay dan terus gerak!

Pesan ini disampaikan oleh coach kesayangan, Mamak Irma Rahayu di salahsatu momen coaching beberapa hari yang lalu. (Thanks for all the bakiaks ya Mak!)

Lemme repeat..

Bagaimana caranya menjadi wanita hebat?

Jangan lebay dan TERUS GERAK!!!!

Happy weekend y’all and MOVE YOUR ASS now!!!

Do something for your lyfeee 😊
xoxo

AsriFit

Advertisements

2 thoughts on “Bagaimana Caranya Menjadi Wanita Hebat?

  1. Assalamu’alaikum bunn.. aku nyimak yah bacaannya. Belakangan aku rada konflik batin juga.. soalnya sekarang lagi hamil tapi sumpah junk food kayaknya masih masuk aja.. padahal dulu waktu gadis maunya jaga pola makan. Karena kebiasaan kali ya? (*jad curhat) ada tips tdk bun, pengin banget jaga pola makan utk si calon bayi.. :’)

    • Assalamu’alaikum.. Yaaaa kuncinya stay WARAS aja Bun. Kalau kita mikirnya bener, kita bisa lbh kuat untuk mengendalikan diri dan memilih mana yg baik, mana yang buruk untuk kita lakukan. Semangat yaaa Bumil!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s