Enjoy Jakarta, dear ASEAN!

Halo Indonesia!

Sudah baca kan informasi PENTING di artikel yang ini untuk seluruh warga Indonesia? Ada banyak hal yang harus kita lakukan untuk menyambut program Komunitas ASEAN 2015 nanti. Termasuk menjadi tuan rumah dari salah satu bangunan penting untuk ASEAN yang satu ini, apakah itu? Markas Sekretariat ASEAN yang terletak di Jalan Sisingamaraja no 70A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Wuih, keren amat!

ASEAN map Jakarta

Hal ini yang menjadi perbincangan cukup hangat sehingga menjadi tema hari ke-10 #10daysforASEAN (hari terakhir!!!). Mampukah Indonesia, khususnya Jakarta menjadi tuan rumah ASEAN Secretary (ASEC) dan menjadi kota diplomatik untuk ASEA (Diplomatic City of ASEN)?? Mari kita tengok dulu sekilas mengenai sejarah singkat kota Jakarta.

Jakarta adalah ibukota Negara Republik Indonesia. Kota yang bukan hanya milik warga aslinya, tetapi juga berbagai suku dan bangsa ada di kota ini. Lah Barrack Obama aja pernah sekolah di kota ini ^^ Rakyat asli kota Jakarta dikenal dengan masyarakat Betawi. Awal sejarah Betawi dimulai dari Pebuhan Tua Sunda Kelapa yang terletak di Utara kota Jakarta. Sejak dulu daerah ini sudah sering didatangi oleh penduduk dari negara lain, tujuan utamanya adalah untuk berdagang. Kebayang dong betapa ramainya daerah ini, dari situ aja udah gak aneh kalau Jakarta terpilih menjadi kandidat Kota Diplomatik, karena lokasinya yang strategis. Saat ini Jakarta bisa ditempuh hanya satu jam dan 20 menit dari Singapura, 6 jam dari Syndey, 7 jam dari Tokyo, 8 jam dari Beijing dan 8 jam dari New Delhi. Bukan hanya untuk kepentingan ASEAN, tapi dalam hubungan Internasional lainnya pun Jakarta memiliki akses yang mudah untuk didatangi.

03.PatungObama_SD01_MentengDalam

Patung Obama di SD 01 Menteng Dalam

sumber gambar

Jakarta sudah memiliki banyak fasilitas publik yang mampu menunjang aktifitas harian bagi warganya, meski tidak bisa dipungkiri belum selengkap dan secanggih ibukota di negara lainnya. Meski begitu, Jakarta merupakan salah satu negara terbaik di Asia. Kota ini menyimpan ketertarikan sendiri untuk setiap ekspatriat yang tinggal di sini. Kualitas properti komersial, ritel, dan perumahan ekspatriat ada pada kualitas yang cukup baik, dengan pembangunan yang masih terus berkembang. Pusat belanja, hiburan keluarga, dan restoran lokal yang membentuk Jakarta hari ini. Coba juga tengok Kampung Betawi di Setu Babakan, banyak sekali daya tarik dan keunikan yang hadir di Jakarta. Bukan hanya kehidupan modern a la kota, Jakarta juga punya cerita tentang Si Doel Anak Sekolahan budaya yang cantik sejak dulu kala.

 “Kita akan melakukan berbagai macam cara dan kekuatan untuk membuktikan bahwa Jakarta layak menjadi tuan rumah ASEC ini,” ujar Pak Jokowi ketika bertemu tim ASEC.

Nah, kita di sini tentu bukan hanya pemerintah, tapi juga seluruh rakyat Jakarta, rakyat Indonesia. Pemerintah sebagai motor penggerak dan masyarakatnya lah yang berkontribusi penuh agar tercipta Jakarta yang semakin indah dan tertib.

14_ DKI Jakarta Province

Tugu Monas Jakarta

sumber gambar

Keberadaan kantor atau markas besar ASEAN di Jakarta ini tentu akan berdampak baik kepada pergerakan ekonomi negara. Selama pemerintah tidak hanya mementingkan kepentingan bisnis semata, tetapi juga ke-efisien-an aktifitas diplomasi yang akan banyak diadakan di Indonesia. Jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia, mungkin Jakarta kurang menarik untuk disinggahi hanya untuk sekedar hubungan diplomasi (disadur dari harian Jakarta Post), tata kota yang buruk dan masalah banjir dan macet yang belum bisa lepas dari wajah kota Jakarta. Well, itu akan menjadi PR besar kita semua, fellas!

No Pain No Gain

Kita harus bisa membayangkan betapa banyak keuntungan dan manfaat yang didapat ketika Jakarta berhasil mencuri perhatian dunia karena keapikan kota dan keramahan penduduknya. Indonesia akan bertambah citranya di panggung dunia dan banyak ‘uang masuk’ ke dalam kantong Indonesia. Semakin banyak warga asing yang datang, semakin banyak mereka berbelanja di kota ini, semakin bagus pula kondisi ekonomi masyarakatnya.

Semua itu tidak akan terjadi dan berjalan dengan baik kalau kita hanya diam tanpa melakukan pergerakan. No pain no gain. Ada harga yang harus dibayar agar dunia mau melirik kita dan mengucap bangga karena sudah berkunjung dan melakukan berbagai agenda di negara ini, di kota Jakarta terutama.

Tugas kita banyak, sangat banyak banyak banyak sepertinya. Tapi tidak sebanyak itu jika kita mengerjakannya bersama, seluruh warga Jakarta dan masyarakat Indonesia. Percuma sih kalau pemerintahnya bikin program ini-itu tapi mental bangsanya yang kampungan (ups). Sedih aja kalau lihat fasilitas publik cepet banget rusak. Bisa kan yah kita jadi negara yang pintar merawat dan memelihara setiap aset yang ada?

Hal simple tapi susaaah banget kayaknya buat bangsa Indonesia, yaitu menjaga kebersihan. Buang sampah pada tempatnya dan patuh sama peraturan yang telah dibuat. Itu aja sih. Kalau hall kecil kayak gitu udah bisa masyarakat Indonesia terapkan dalam kehidupan sehari-hari, kayaknya Jakarta (dan Indonesia) akan jauh lebih baik lagi. Akan jauuuuh lebih INDAH lagi.

6224-image-450-550-fit-vert

Ayo kita jaga kebersihan kota!

sumber gambar

Gak usah deh mikirin hal ribet semacam tata kota atau pengaturan pajak untuk pembangunan dan hal rumit lainnya, gak usah… Itu bukan kapasitas kita dan akan terlalu bertele-tele kalau dibahas. Cukup dengan memberikan kontribusi terbaik dalam hal menjaga kebersihan dan ketertiban kota ini. Cukup.

Kota yang bersih akan menghasilkan panorama yang cantik. Kalau sudah begitu.. Enjoy Jakarta, dear ASEAN!

Enjoy Jakarta

Enjoy JAKARTA!

#10daysforASEAN #10day FINAL ARTICLE! Yeaaaay Alhamdulillah 🙂

Salam hangat,

@asriFit

IBU MUDA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s