Mamah Muda

Ada pemandangan yang indah pagi ini di angkot. Seorang ibu yang masih muda dan terlihat sangat fresh. Ia sedang mengantar anaknya berangkat sekolah.

Pada awalnya saya mikir, oh dia berangkat dianter tante-nya. Abis masih muda banget penampakannya dengan anak usia sekolah kayak gitu. Saya hampir gak melepas pandangan ke arah pemandangan manis itu.

“Nak, angkotnya penuh. Sini gendong sama Mama aja..”

Haaaa! Ternyata beneran itu Mama-nyaa. Wiii masih mudah. Pernikahan dini juga nih kayaknya sama kayak saya 😛

Saya pun menyimak obrolan ibu muda ini dengan bapak yang duduk di sebelahnya.

“Iya pak.. Kalau saya sih lulusan UGM, ngambil psikologi..” Ucap ibu muda itu yang sedang membicarakan tentang jurusan kuliah dengan bapak berkemeja rapi.

Okey. Jadi dia itu ibu muda, lulusan UGM Fakultas Psikologi, dan sedang mengantar anaknya ke sekolah.

Saya pun jadi berasumsi, dimana belum tentu asumsi ini benar, bahwa wanita cantik ini berperan juga sebagai Ibu rumah tangga. Tampilan luarnya sih begitu. Soalnya nganter anaknya pake baju santai, bukan baju kantoran.

Buat saya pemandangan kayak gitu tuh bikin hati gimanaaa gitu. Zaman sekarang gak banyak liat kondisi dimana anak dianterin sama ibunya sendiri. Yaaah, katanya tuntutan zaman juga. Biaya hidup makin mahal, jadi ibu terpaksa kerja kantoran. Atau ada yg memilih bekerja karena itu adalah bentuk pengembangan diri dan aktualisasinya pasca menyandang gelar sarjana.

Masalah fulltime mom (sebenernya lebih tepat working at home mom) atau working mom sebenernya agak alot kalau diperdebatkan. Masing-masing punya argumen yang kuat untuk menentukan pilihan.

Tapi kalau berbicara mengenai kebutuhan anak, tentu ia lebih bahagia ketika ibunya sendiri yang ada untuknya setiap saat. Menemaninya tumbuh dan berkembang dalam setiap fase hidupnya.

Percakapan antara ibu muda dan anaknya itu semakin buat saya bahagia. Kedekatan dan kekompakan yang hangat mungkin akan membuat iri beberapa anak yang ibunya sudah berangkat kerja daritadi pagi.

Pilihan kembali pada kita. Apapun pilihannya, semoga bukan anak yang harus mengalah.

Selamat Hari Anak Nasional..

Selamat Hari Kanin \(´▽`)/

Bunda selalu berusaha untuk meredam ego Bunda untuk pergi kesana kemari, aktif itu dan ini biar Bunda lebih sering bareng sama Kanin, nemenin Kanin.. Hingga Kanin udah gak butuh Bunda lagi 😀

Salam Semangat,
Another IBU MUDA
@asriFit

2 thoughts on “Mamah Muda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s