@achiisurachii masuk koran w/ @MotivaTweet

Haloo semua!

Heboh deh di rumah hari ini. Pas lagi asik nyantai di halaman belakang, Om bilang, “Kamu masuk koran ya?” Langsung deh pada heboh. “Woaa. Manaa? Mana? Mana?” Saat itu pun saya dan Suami langsung nyari koran dan Jren Jreng.. Foto saya lumayan terlihat yaaa di halaman pertama Rubrik “Smart Women. Wow! Langsung nelen ludah daan.. saya sendiri gak percaya. Padahal pas diwawancara sama wartawannya dalam kondisi sadar. Hehe. Apa yang saya ceritakan ke teteh wartawan yang cantik jelita itu banyak bahas tentang Komunitas. Thanks to my Guru and my President of the coolest Community ever, @MotivaTweet. Dia inspirasi saya sampe bisa bikin saya masuk koran. Agak sulit memang kalo wartawan itu mewawancarai seorang burung, jadi yaa saya yang disodorin tape recordernya ;P

Buat yang di luar Jabar, mohon maaf gak bisa intip secara live liputannya karena koran yang muat cerita ini namanya Tribun Jabar. Hehe. Tapiiii, berhubung banyak yang penasaran, apalagi temen saya kan gak cuma di Jawa Barat, soo… I texted it special for people sa Endonesa yahh J

Semoga bermanfaat 😉

Tribun Jabar, Minggu 09 10 2011

Berkembangnya jejaring sosial Twitter telah membuat orang demam menuliskan (ngetwit) aktivitas sehari-hari. Namun yang berbeda pada Asri Fitriasari, ia menggunakan Twitter sebagai media untuk sharing pengetahuan dan memotivasi followers dengan membuat kultwit (kuliah Twitter) setelah sebelumnya aktif di Blog dan Facebook.

Achii, yang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadajaran (Unpad), sering berbagi ilmu tentang kedokteran gigi melalui kultwit. Wanita yang menikah pada 2 Oktober 2010 ini juga kadang menulis kultwit tentang pernikahan. Hal ini disambut baik oleh followers. Achii, selain membuat kultwit, ia pun membuat twit motivasi. Achii memang mem-follow beberapa akun yang sering membuat kultwit, salahsatunya adalah akun @MotivaTweet.

Saat ini bahkan Achii bertindak sebagai asisten dari admin @MotivaTweet atau biasa disebut Panglima Jenderal. Akun yang sudah mempunyai lebih dari 65 ribu follower ini menulis tidak kurang dari 50 twit motivasi untuk para follower-nya. Awal mula wanita berusia 22 tahun ini bisa diangkat menjadi panglima jenderal adalah ketika ada kopi darat (kopdar) Sobat Motty, sebuah komunitas jejaring sosial Twitter. Sejak itu Achii dipercaya menjadi asisten admin @MotivaTweet yang bertugas untuk mengkoordinir Sobat Motty di seluruh Indonesia.

“Banyak keuntungannya buat saya. Selain mendapat motivasi, saya juga bisa memotivasi orang. Saya juga jadi punya banyak kenalan baru dari kegiatan ini, termasuk berkenalan dengan orang-orang yang pandai memotivasi orang lain,” kata alumnus SMA Negeri 3 Bandung ini.

Movement ini bukan hanya sekedar movement. Selalu ada tujuan yang hendak diraih. “Ke depannya kami punya visi dan misi untuk Indonesia. Kami melihat anak-anak muda zaman sekarang itu bagus-bagus. Mereka yang masih muda bisa berpendapat secara cerdas tetapi masih belum mempunyai wadah. Kami ingin membuat komunitas positif untuk mewadahi mereka,”ujarnya.

Pada akhirnya akun ini diharapkan dapat memberi dukungan dan semangat pada follower-nya agar terus termotivasi dalam menjalani hidupnya. Semua ini Achii lakukan di sela-sela kegiatannya berbisnis dan magang di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad Bandung dan mengelola bisnis Event Organizer (EO). (andra octaviani)

Memutuskan Menikah Muda

Kesibukan Achii, wanita kelahiran 6 Mei 1989 ini tidak membuat ia melupakan keluarganya. Achii, yang tengah mengandung anak pertamanya, kerap menghabiskan waktu liburannya di akhir pekan bersama suaminya yang memang kebetulan bekerja di luar kota.

“Kalau libur, prioritas saya adalah keluarga. Kadang-kadang kami bisa menonton seharian atau melakukan apa saja bersama-sama karena kan memang hanya bertemu dengan suami pada akhir pekan,” katanya.

Achii memang bercita-cita bisa menikah di usia muda dan cita-citanya itu tercapai. “Saya orangnya memang tidak bisa sendiri. Dari ajaran yang saya pelajari kan pacaran itu tidak boleh, jadi nikah muda aja, deh. Ketika itu saya mulai baca-baca buku tentang menikah muda,” ujarnya.

Setelah menikah, Achii benar-benar merasa mempunyai teman. Meski tinggal berjauhan dengan suami, ia merasa tetap dekat. Karena ia menikah muda, teman-temannya banyak yang bertanya mengenai hikmah menikah muda kepadanya. (andra octaviani)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s