underestimate…

Judgement is everyones rights

To be judged, unfortunately, is everyone fates

However, first impression could be wrong

And people change

So please DON’T make your judgements so early

-Dikutip dari blog nya Tomat di FS..

Judgement. Yeah… gue dan Tomat adalah orang yang paling gak suka sama orang yang hobinya menjudge. Apalagi di-underestimate-in sama orang. Percaya ama gue, gak ada orang yang akan dengan senangnya diremehin. Gak ada. Tapi sayangnya, banyak dari kita akan dengan senangnya meremehkan orang, termasuk gue mungkin tanpa sadar… Ada dua hal yang bisa kita lakuakan kalo ada yang meng-underestimate kita. *Kata Tomat nih yhaa…

  1. Pundung gak jelas dan mencari pembenaran-pembenaran yang gak menyelesaikan masalah. Dimana hal ini lebih sering gue lakukan.
  2. Cuek aja sambil ngomong dalam hati “Liat aja Nanti!!” dan biasanya akan berdampak kepada kepuasan pribadi ketika orang yang meng-underestimate itu malu sendiri.

Okei. Jujur aja saat ini gue sedang mengalami dan sebenernya sering mengalami saat-saat dimana gue ngerasa di-underestimate orang. Gue yang santai dan terkesan gak ada kemauan untuk belajar, suka disepelein… Padahal, ada banyak hal dalam hidup gue yang bisa dibanggakan. Yang mungkin orang lain belum tentu mampu melakukannya. Awalnya sih bête tapi yha itu tadi… kalo kata Tomat, gak ada alasan kenapa kita harus bête kalo ada orang yang mengunderestimate kita. Mereka SAMA SEKALI gak tau kita yang sebenernya. Ketika mereka hanya melihat kita dari satu sisi saja, mereka gatau kalo kita masih punya banyak sisi lain dan yhaa jauh lebih menakjubkan dari sisi kelam yang mereka lihat.

Mungkin gue pun harus lebih membiasakan diri melihat sisi baik dari setiap orang. Karena gue ngerasain banget kalo diliat orang cuma dari sisi negatifnya aja itu ngebetein banget.

Curhat deh gue… Gue ditakdirkan untuk punya frekuensi ganda. Artinya, gue bisa nyambung kalo lagi gaul sama, yhaa kita sebut saja aktivis mesjid dan aktivis nonmesjid. Ngerti lha yha maksutnya apa. Bukan bermaksud sombong atau gimana tapi lo semua harus tau… kalo jd orang dengan frekuensi ganda kayak gini, banyak harus sabarnya. Gini deh… ketika lo lagi berkumpul sama orang-orang yhaaa bisa dikatakan serius, lo akan menjadi orang yang gila sendiri, sebaliknya… ketika lo berkumpul sama orang yang senengnya seru-seruan, lo akan menjadi orang yang nerd sendiri.Ada saat-saat di mana lo gatau ngerasa nyaman di kumpulan yang mana. Dan itu, sering gue alamin. Kadang ada kebanggaan tersendiri ketika gue bisa gabung sama siapa aja, tapi betenya kalo udah dianggap aneh sendiri… huff…

Ini adalah salah satu dual personality yang gue punya. Gue punya passion di keduanya. Bisa dikatakan gue adalah aktivis dakwah yang suka hang out gila-gilaan bersama temen-temen. Ada yang bilang gue gak punya prinsip? Silakan… Yang pasti gue paling tau apa yang terbaik buat diri gue sendiri. Kalo mereka dinamakan grup hitam-putih. Gue warna-warni. Bukan juga abu-abu. Gue WARNA-WARNI. Dan warna-warni, selalu lebih menarik daripada abu-abu, apalagi hitam putih.

So please DON’T make your judgement so early !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s